PELATIHAN BACA SANGAT CEPAT

RAHASIA MAMPU MEMBACA 1 HARI 5 BUKU


img-1580735316.jpg


img-1561900977.jpg



img-1561898966.jpg





 *PELATIH/PEMAPAR*


img-1549641150.jpg


PELATIH:

Bambang prakuso, BSM


1. Pendiri, Pemimpin, dan Pelatih Utama Alfateta Indonesia*.

2. Pendiri Gerbaku 11 (Gerakan Baca Buku 1 Bulan 1)

3. Pendiri Germental (Gerakan Revolusi Mental)

4. Pendiri Gersemot (Gerakan Sejuta Motivator)

5. Motivator)Direktur Pelatihan Yayasan Rehabilitasi Penyalah Guna Narkoga TENAR.

6. Telah menulis 36 judul buku,

7. Penyusun 100 modul pelatihan Kelas Dekat.

8. Penyusun dan penghimpun ratusan modul Kelas Jauh

9. Telah melatih puluhan ribu orang dari Aceh sampai Papua.

10. Dengan pengetahuan ini ia mampu membaca 10 buku dalam waktu setengah hari.

11. Pemenang Lomba Karya Tulis Tingkat Kabupaten, Kotamadya, Propinsi, Nasional

12. Pendiri Alfatetaku (Program Belajar Gratis, Dapat Uang, dan Program Trainer).

img-1561898882.jpg


PESERTA:


1 Para pelajar dan mahasiswa

2. Para guru, dosen, cendekiawan

3. Pegawai, karyawan suvervisor, manajer, dan direktur

4. Siapa pun yang pekerjaannya butuh membaca




img-1561898673.jpg




img-1561898979.jpg

Mengapa Jepang, Amerika, Eropa lebih maju dibidang ekonomi, bisnis, teknologi bahkan budi pekerti dibanding Indonesia?

Kunci kemajuan bangsa terletak dari seberapa banyak buku yang telah mereka baca. Jika Thailand, Malaysia, Singapura mampu membaca 5 judul buku/tahun dengan minat baca di atas 50%, Jepang 13 judul buku/tahun, Eropa 22 judul buku/tahun, Indonesia tidak membaca 1 buku pun pertahun dengan minat baca 0,001%.


Jelas mengapa bangsa kita sulit sekali melepaskan diri dari kemiskinan, kebodohan, pengangguran, korupsi, penyalagunaan narkoba, radikalisme, terorisme, anarkhisme dan konsumerisme. Di saat negara lain berlomba-lomba membangun negaranya, kaum milenial kita lebih suka bermain gawai, main game nonton sinetron, melahap dan menyebarluaskan hoax, karena malas membaca buku.


img-1561899012.jpg


img-1561899049.jpg

Kita terperangkap pada budaya instant dan berpikir bisa meraih sukses jalan pintas. Akibatnya banyak bangsa kita tertipu dan menjadi tertawaan bangsa lain. Ingin cepat kaya malah jadi miskin, ingin cepat pintar malah jadi bodoh, ingin sehat malah jadi sakit, ingin sukses malah gagal. Karena kita malas membaca, malas belajar, bahkan tidak ada niat untuk belajar karena terserang kebiasaan bermain gawai. Orangtua hanya bisa mengeluh, tetapi lebih memilih membelikan anaknya gawai ketimbang menyertakan mereka ikut kursus baca cepat yang bianya hanya sepersekian persen dari harga gawai.

img-1561899118.jpg

Menunggu pemerintah menjadikan pelajaran BSC sebagai pelajaran wajib atau eskul, Anda bakal kecewa. Karena organisasi negara sulit diharapkan bergerak cepat merespon ilmu pengetahuan baru. Lihat contohnya, ketika Singapura dan Thailand mewajibkan mind mapping, di Indonesia guru, siswa dan orangtua masih bertanya, "Apa itu mind mapping?" Ketika ditanyakan ke Diknas mengapa ini tidak diajarkan di Indonesia, jawabnya gampang, "Karena tidak ada dalam kurikulum". Jadi jangan berharap pelatihan BSC dan pelatihan Alfateta yang bermanfaat untuk masa depan tidak akan diajarkan bahkan dalam 10 tahun mendatang.

img-1561898532.jpg

Anda, orangtua, masyarakat, negara harus segera menyadari ini. Program literasi yang benar bukan membeli banyak buku, menyebarluaskan buku sebanyak mungkin, tetapi belajar BSC (Baca Sangat Cepat) atau SSR (Super Speed Reading).


img-1561210630.jpg

Alfateta Indonesia didukung IDC (Indonesian Dream Community), Germental (Gerakan Revolusi Mental), Gersemot (Gerakan Seribu Motivator), Gerbaku 1:1 (Gerakan Baca 1 Buku 1 Bulan) menciptakan dan mengembangkan ilmu SSR untuk mewujudkan INDONESIAN DREAM (terciptanya masyarakat yang Cerdas, Mandiri, Sejahtera, dan Berakhlak).


img-1561898565.jpg


Zig Ziglar mengatakan kita adalah apa yang masuk dalam pikiran kita. Kita telah berada dalam ambang batas bahaya. 90% informasi yang kita terima dari gawai kita adalah negatif. Kita harus cepat mengubah keadaan ini, ubah diri sendiri. Jangan menunggu pemerintah memberikan pelatihan ini.


img-1549641026.jpg

Indonesia menurut Unesco adalah negara paling malas membaca di dunia, padahal kita adalah negara yang perpustakaannya paling banyak di dunia setelah India. Masalahnya satu kita tidak tahu kuncinya.


Kuncinya adalah kemampuan membaca cepat. Semakin cepat kita membaca, semakin mudah kita mengingat dan mempresentasikannya. Semakin lama kita membaca semakin mudah kita lupa. Sayang pemerintah tidak tahu rahasia ini, pemerintah memperbanyak perpustakaan tapi lupa mengajarkan cara membaca sangat cepat.



img-1561898590.jpg

Doktor pun Kalah dengan Pelajar SD

Tahukah Anda bahwa kemampuan membaca bangsa kita rata-rata 150 sd 250 kpm. Seorang lulusan SD kecepatan membacanya rata-rata 200-250 kpm. Berapa kecepatan baca seorang lulusan doktor yang pernah kami lakukan? 250-300 kpm. Jadi kemampuan baca bangsa kita gak banyak berubah sejak SD sampai mahasiswa. Jadi tidak heran, jika ditanya berapa non text (bukan buku pelajaran) yang dibaca oleh seorang mahasiswa atau dosen? Jawabnya seringkali maksimal 2, bahkan yang hanya 1 bahkan tidak baca buku sama sekali dalam setahun. Jadi benar penelitian yang dilakukan oleh UNESCO Indonesia adalah negara paling malas baca di dunia (no. 61 dari 63 negara).

img-1561899151.jpg


Zaman terus berkembang, banyak ahli membaca dari berbagai negara telah meluncurkan program SSR atau BSC (Baca Sangat Cepat), bahkan ada yang menawarkan PR (Photography Reading) atau Baca Bawah sadar dengan kecepatan 1 detik 2 halaman.


img-1561898617.jpg

Di Indonesia sendiri ada beberapa pelatih Baca Sangat Cepat dengan namanya sendiri-sendiri. Ada yang mengajarkannya dalam sehari, ada yang 2 hari. Ada yang memberi harga Rp 1,5 juta (satu hari) ada yang Rp 3,5 juta 2 hari.


img-1561210709.jpg


BSC (Baca Sangat Cepat) Alfateta
Alfateta telah memberikan pelatihan Mind Power (Kekuatan Pikiran) pada puluhan ribu orang dari Aceh sampai Papua sejak tahun 2007. Khusus Psikotransmiter lebih dari 100 angkatan, sedangkan BSC lebih dari 20 angkatan baik inhouse training dan public training, baik private maupun semi privat. Setiap peserta kami gabungkan dalam satu grup WA Gerbaku 1:1 (Baca 1 Buku 1 Bulan).

img-1561900712.jpg

Bambang Prakuso adalah penulis 36 buku dan pembaca cepat. Ia terus melakukan eksperimen cara tercepat membaca buku, sehingga kalau pun ada pertandingan dunia membaca buku, kita Insya Allah akan menang. Karena belum tentu negara yang rakyatnya memiliki minat tinggi dalam membaca mengetahui ilmu BSC atau SSR. Karena itu sangat mungkin kita bisa mengalahkan minat baca bangsa Jepang dan Eropa. Jika rakyat kita mampu membaca 2 buku saja per bulan, maka itu artinya kita sama dengan bangsa Eropa. Dengan BSC kita mampu membaca 4 buku sebulan atau 42 buku per tahun.

Jika orangtua, masyarakat, para pendidik dan pemerintah memberi dukungan pada pelatihan BSC dan Gerbaku 1:1, Indonesia tidak akan terkalahkan dalam membaca buku.

img-1561898645.jpg


BSC versi Alfateta

Saat ini Alfateta telah mengembangkan Baca Cepat versi 3.3. Versi ini terus berubah setiap kali adanya pelatihan, karena materi terus diubah. Perubahan itu bisa sedikit bisa sangat banyak. Versi itulah yang menggambarkan perkembangan teknik BSC. Versi terbaru, Anda bisa membaca buku hanya dengan membaca maksimal 5 halaman.


Alfateta tidak hanya mengajarkan teknik Baca Sangat Cepat, tapi juga mengingat dan mempresentasikannya dengan cepat. Sehingga sangat cocok untuk para pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan mereka yang bergerak di bidang komunikasi, public speaking, penulis dll.

Baca Cepat adalah langkah dasar untuk belajar Menulis Sangat Cepat.


img-1561899190.jpg

Kami sangat merekomendasikan pelatihan BACA SANGAT CEPAT ini diikuti oleh Anda dan keluarga Anda.  Jangan sampai gawai menguasai kita dan kita tidak lagi jadi pembaca buku. Padahal buku adalah cara paling cepat membuat kita cerdas, mandiri, sejahtera, dan berakhlak. Anda harus memaksa diri Anda dan keluarga Anda ikut pelatihan ini. Jika tidak belum tentu ada kesempatan lagi ada public training yang biayanya sangat murah dibandingkan dengan privat.

img-1561900764.jpg


img-1561900850.jpg



img-1549641313.jpg

Di atas foto di luar negeri, khususnya di negara-negara Eropa di Indonesia? Sekarang lihatlah fakta. Naik ke comuter line atau bis kota. Ada kah yang membaca buku? Tidak. Nyari100% main gawai. Bagaimana nasib bangsa kita di masa depan? Akan jadi generasi HOAX.



*PENTINGNYA BACA CEPAT*


Membaca buku adalah kunci memahami sebuah ilmu secara komprehensif.* Hanya dengan banyak membaca buku kita tahu mindset kita yang salah.

img-1561899232.jpg

Hanya dengan banyak membaca buku kita bisa menjadi cerdas, mandiri, sejahtera, dan memiliki ahklak mulia.


Membaca Buku jauh lebih baik daripada ebook, karena buku  lebih mudah diingat, tidak merusak mata akibat radiasi HP, mudah dan cepat manakala kita membutuhkan informasi, buku tidak tergantung baterei, dan buku bisa kita coret, beri warna, catatan dll yang membuat apa yang kita baca lebih mudah masuk dalam bawah sadar kita.


img-1561898708.jpg

 *APA YANG DAPATKAN DARI PELATIHAN INI?*


  • Anda bisa membaca buku pelajaran (text book) yang seharusnya Anda selesaikan 1 tahun hanya dalam waktu 3 hari. Termasuk mengingat dan mempresentasikannya.

  • Pembaca tercepat dunia Jimmy Carter, Indira Gandhi, John F Kennedy mampu membaca 500 kpm. Dengan pelatihan ini Anda mampu meningkatkan kecepatan baca Anda dari 200 atau 300 kpm menjadi 800 atau 1000 Kpm. Atau setara Anda bisa membaca buku 300 halaman yang tadinya butuh 1 bulan menjadi cukup 2 jam saja.

  • Menumbuhkan minat dan kebiasaan membaca

  • Anda tidak hanya mampu baca cepat,  tapi juga bisa memahami, mengingat bahkan mempresentasikan apa yang Anda baca.


img-1561898742.jpg


*MENGAPA BISA?*


Karena ini era "otak." Kita baru gunakan 0,0001% dari potensi otak kita. Penemuan terbesar abad ini  adalah kemampuan manusia membangkitkan bawah sadarnya. Salah satunya  membaca 1 hari 5 buku, bahkan 1 detik 2 halaman.


img-1549640488.jpg

KURIKULUM


  1. Kesalahan yang membuat kita lamban membaca

  2. Manfaat luar biasa dari kemampuan Baca Sangat Cepat

  3. Metode skiming

  4. Metode ScaningMetode Menginat dan Memahami dengan Cepat

  5. Metode Photographi Reading

  6. Pengetahuan Dasar Menulis Buku dengan Cepat

  7. Membangkitkan kebiasaan membaca (Reading Habit)

  8. Mengatasi Gangguan dalam Membaca

  9. Menggunakan Teknologi Gawai dalam Membantu Baca Sangat Cepat

  10. Membaca Cepat Berbagai Jenis Buku (fiksi, buku pelajaran, buku Ilmiah, Buku Motivasi, dll)

  11. Membaca dengan menggunakan Metode Double Mind Power




100% PRAKTEK

  • Teori itu penting, praktek juga penting. Tanpa teori kita tidak punya dasar berpikir. Jika dengan teori, dibutuhkan waktu 2 bahkan 3 hari untuk mempelajari Baca Sangat Cepat. Bagaimana agar kita bisa mempelajari Baca Sangat Cepat dalam 1 Hari dan teori tetap didapatkan utuh? Ini solusinya:



    img-1561899457.jpg

Peserta wajib membawa:

  1. Minimal 5 buku sekitar 200 halaman yang sangat ingin Anda baca . Bisa berupa text book. 

  2. Membawa alat tulis: pinsil, pulpen, dan penghapus.

  3. Text liner atau stabilo bos minimal 1 warna

  4. Membawa Gawai atau gadget sangat disarankan.Jika ada silakan bawa laptop.


img-1561899475.jpg


 *TERBATAS*


  • Untuk efektivitas pelatihan, kami membatasi jumlah peserta hanya 50 orang/angkatan. Jika lebih dari 50 orang, maka diselenggarakan di waktu berikutnya.

  • Peserta wajib mengisi formulir baik difoto dan dikirim via WA  ke EO di daerah masing-masing.



img-1549636290.jpg


img-1561899499.jpg



img-1549636551.jpg

MENGULANG GRATIS

Jika  kecepatan baca  Anda *tidak naik* dari umumnya 250 kpm (kata per menit) menjadi minimal 400 kpm kami bersedia melatih ulang. Jika jarak Anda jauh kami akan sertakan Anda dalam kursus via WAGrup Baca Sangat Cepat. 


GARANSI TIDAK BERLAKU JIKA MASALAHNYA KARENA ANDA MEMANG MALAS MEMBACA. ANDA TIDAK MENJALANKAN INSTRUKSI DAN BIMBINGAN KAMI.

  1. img-1549636609.jpg



UNTUK KEAMANAN BIAYA YANG ANDA BAYAR, PENDAFTARAN KE EO, PEMBAYARAN KE ALFATETA

PEMBAYARAN TRANSFER VIA BCA ATAU BRI:

Ke rekening pelatih langsung: 

  1. * BCA 3191903062*  a.n. Bambang Prakuso

  2. * BRI 7228-01-020191-53-9 a.n. Bambang Prakuso


PENGEMBALIAN INVESTASI

Sekalipun jarang sekali, namun bisa jadi pelatihan gagal karena tidak mencapai kuota. Kuota yang dimaksud misalnya, untuk menutup biaya pelatihan dibutuhkan minimal 5 peserta. Ternyata pendaftar hanya 1 atau 2 orang, tentu tidak bisa dilaksanakan, kecuali dengan terpaksa dilakukan pelatihan privat atas persetujuan EO, pembicara, dan peserta.

Jika terjadi pembatalan,  maka biaya akan kami kembalikan 100% tanpa potongan.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


img-1561899542.jpg





img-1549637051.jpg


PERALATAN YANG PERLU DIBAWA

  1. Buku non fiksi boleh text book (buku pelajaran) dengan ketebalan 100 -200 halaman. Boleh dengan ketebalan lebih. Buku yang dibawa minimal 3 buku. Bawa buku yang bisa dicoret-coret atau diberi warna.

  2. Text liner (stabilo bos), pulpen, pensil, dan penggaris

  3. spidol gambar min 3 warna

  4. Membawa gadget atau gawai atau laptop.

  5. Buku gambar ukuran kecil atau sedang. 

    Panitia juga akan menyiapkan peralatan di atas kecuali buku bacaan. 


img-1561898838.jpg


"Bayangkan.  Dengan membaca banyak buku dengan cepat anda bisa mengatasi berbagai masalah kehidupan. Apa pun kunci sukses dan kaya adalah banyak membaca. Bacalah dan praktekkan!


img-1561900888.jpg








Bagikan Post

Artikel Terkait
Komentar
  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Komentar Anda *

Nama Lengkap *

Email *

Kode Verifikasi *

Profil

ALFATETA INDONESIA

ALFATETA Indonesia adalah lembaga pelatihan perubahan mindset dan pemberdayaan pikiran yang memiliki missi Indonesian Dream, terciptanya masyarakat yang cerdas, mandiri,

Subscribe

Kategori
Artikel Populer
Video
Event Terdekat
Go to TOP