PROPOSAL PEMERINTAH

PROPOSAL PEMERINTAH

PROPOSAL KEGIATAN

PELATIHAN REVOLUSI MENTAL BERBASIS MINDSET

UNTUK PERUBAHAN POLA PIKIR, PEMBERDAYAAN PIKIRAN, dan KETERAMPILAN BERPIKIR 

PNS & APARAT PEMERINTAH

 


A.      LATAR BELAKANG

Pemerintah pasti berharap, seluruh PNS dan aparatnya dapat meningkatkan pelayanannya terhadap masayrakat sesuai dengan perkembangan zaman. Peralihan dari Orde Baru dan era reformasi ini telah memuculkan banyak perubahan yang harus segera diantisipasi oleh PNS dan aparat.

Jika dulu terkesan rakyat melayani PNS dan Aparat, kini PNS dan aparat dituntut untuk melayani masyarakat. Masyarakat yang tidak puas dapat mengadu ke badan ombudsman, ke komisi HAM, KPK, dan lembaga lainnya. Aparat pemerintah yang masih berpikir dan berperilaku seperti zaman dahulu dapat terkena sanksi indisipliner dan terancam dipecat bahkan dipenjara. Karena itu aparat negara juga para PNS harus mendapat pelatihan khusus bagaimana cara mengubah perilaku yang dimulai dari perubahan mindset.


Ketidakpahaman akan ilmu mind power mengakibatkan terjadinya banyak problematik di seputar pelayaan pemerintah seperti:

1.  Kurangnya rasa syukur abdi negara terhadap pemerintah. Pemerintah telah membelanjakan uang yang demikian besar untuk membayar PNS dan aparat, termasuk anggota Dewan, para penegak hukum, dan pemerintah. Namun, masih banyak pegawai negeri kita yang tidak bersyukur yang ditandai oleh banyaknya kasus korupsi dari aparat paling bawah sampai paling atas. Sifat serakah dan tidak bersyukur ini bahkan dipertontonkan oleh abdi negara yang seringkali pemahamannya terhadap agama sangat baik.

2.   Ketertinggalan aparat pemerintah dan PNS mengakibatkan bangsa ini sulit maju. Banyak peraturan pemerintah, kebijakan, iklan pemerintah yang justru memperlihatkan keterbelakangan pemerintah dalam hal memahami ilmu tentang pikiran, mindset, budi pekerti, moral dan akhlak. Kami pernah mempresentasikan ke sebuah lembaga negara bahwa iklan dan kebijakan mereka justru tanpa disadari menjerumuskan masyarakat sebagaimana yang tidak diinginkan oleh peraturan itu sendiri. Semula pihak pemerintah tidak percaya, namun ketika kami menunjukkan sinyalemen tersebut mereka menyadari kekeliruan tersebut. Mereka mengakui tidak ada ahli mind power di pelajari dan diterapkan di lingkungan pemerintah.  

3.  Revolusi Mental yang dicanangkan Jokowi bukan merupakan Geraka Nasional dan Kurang Tepat dijadikan Program nasionalPeresiden Jokowi sebelum menjadi presiden mencanangkan Revolusi Mental. Namun setelah menjadi presiden tidak memiliki konsep yang jelas tentang Revolusi Mental. Jokowi mengatakan Revolusi Mental adalah Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong. Menurut kami itu motivasi biasa yang akan sulit diterapkan bangsa ini walau dipaksa sekalipun. Revolusi Mental Alfateta Indonesia menyebutkan ada 4 pilar Revolusi Mental yakni Revolusi Akhlak, Revolusi Budi Peketi dan Revolusi Mindset.

4.   Revolusi Mindset masih Awam dipahami oleh aparat negara. Apa itu revolusi mindset? Revolusi mindset adalah revolusi terhadap cara berpikir yang salah yang selama ini dianggap benar oleh masyarakat Indonesia. Contohnya buang sampah sembarangan, melanggar aturan lalu lintas, merokok di ruang publik, berpikir negativ dan menyebarluaskan kebencian di media sosial dll. Karena tidak ada tindakan yang tegas dari pemerintah maka apa yang mereka lakukan sebenarnya salah dianggap sebagai kebenaran.

5.  Kurangpahamnya aparat pemerintah akan kedahsyatan pikiran mausia, sehingga tidak menjadi bahan untuk perubahan mindset bangsa dan pemerdayaan bangsa. Manusia baru menggunakan 0,001% dari potensi pikirannya (Piter Anokhin dari Rusia). Jadi artinya kita telah mengabaikan potensi pikiran kita yang lebih dari 90%. Bagaimana cara memberdayakan pikiran? Tidak ada cara lain kecuali belajar. Bagaimana PNS da aparat kita bisa belajar, sementara ilmu mind power bukan saja tidak dipertimbangkan tapi jug atidak dikenali sebagai salah satu cara mengubah mindset bangsa. Hal ini terlihat ketika kami presentasi di depan pejabat kementerian, mereka sangat awam terhadap masalah ilmu mind power, dan merasa ini bukan kapasitas mereka menerapkannya ke seluruh Indonesia.

 

Atas dasar pemikiran di atasAIMPA (Alfateta Indonesia Mind Power Academy)  menawarkan Pelatihan Perubahan Mindset, Pemberdayaan Pikiran, dan Keterampilan Berpikir untuk  PNS dan Aparat Pemerintah..

 

 

B.    LANDASAN KEGIATAN

  1. Kegiatan Pelatihan AIMPA (Alfateta Indonesia Mind Power Academy)  ini dilaksanakan berlandaskan:
  2. UUD 1945 dalam pembukaan dan Batang tubuh tentang Hak dan Kewajiban Setiap Warga Negara terhadap Negara
  3. Program Revolusi Mental Jokowi (Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong)
  4. Program Revolusi Mental AIMPA (Akhlak, Moral, Budi Pekerti, dan Mindset).
  5. Missi Alfateta Indonesia: Indonesian Dream menciptakan masyarakat yang CERDAS, MANDIRI, SEJAHTERA, dan BERAKHLAK.

 

C.  NAMA DAN TEMA KEGIATAN

1. Kegiatan ini bernama Pelatihan Revolusi Mental berbasis Mind Power untuk Perubahan Mindset, Pemberdayaan Pikiran, dan

2. Keterampilan Berpikir seluruh pekerja dan karyawan di seluruh indonesia. .

3. Tema kegiatan Pelatihan Revolusi Mental Berbasis Mindset ini bertemakan”Menciptakan aparat dan PNS yang loyal, disiplin, cerdas, penuh syukur, optimis, mandiri, sejahtera, berakhlak, sehat melallui pendekatan ilmu Mind Power dan ilmu turunannya.”


D.   MAKSUD DAN TUJUAN

Tujuan diselenggaarakan kegiatan pelatihan REVOLUSI MENTAL BERBASIS MIND POWER AIMPA (Alfateta Indonesia Mind Power Academy) adalah sebagai berikut: 

  1. Memahami apa itu Revousi Mental. Memberikan pemahaman apa itu Revolusi Mental menurut Jokowi dan apa itu Revolusi Mental menurut AIMPA (Revolusi Akhlak, Revolusi Moral, Revolusi Budi Pekerti, dan Revolusi Mindset).
  2. Membekali para para pekerja dan manajemen dengan ilmu Mind Power dan ilmu turunannya. Indonesia tidak memiliki pendidikan tentang mind power, pendidikan tentang cara memahami dan memberdayakan 99% potensi pikiran kita yang masih tertidur.
  3. Memberikan pemahaman tentang kedahsyatan pikiran manusia. Dengan memahami kedahsyatan pikiran, cara kerja otak dan pikiran serta cara memberdayakannya pekerja akan menghargai otak dan pikirannya serta tertarik untuk menggali ilmu pengetahuan dan senantiasa berpikir positif. Setelah pelatihan ini karyawan akan takut untuk berpikir negatif dan merusak otaknya dengan narkoba.  
  4. Dengan memahami cara kerja pikiran, pekerja menyadari bahwa perusahaan adalah ladang mereka yang harus dijaga dan diperjuangkan eksistensinya. Dengan demikian siswa akan menghargai waktunya menit demi menit untuk berpikir positif. Pikiran yang positif akan menciptakan tindakan dan perilaku yang positif sereta nasib yang lebih baik di masa depan siapa pun kita.  
  5. Pekerja dan jajaran menajmen mengetahui korelasi hubungan antara produktivitas, positive thikinking, loyalitas, disiplin dll dan hubungannya dengan  Mind Power. Al Quran dan kitab suci lainnya menempatkan pikiran di tempat tertinggi. Tidak ada yang agung di dunia ini kecuali mausia, tidak ada yang agug dalam diri manusia kecuali pikirannya. Ada 52 kali di dalam Al Quran disebut tentang akal, tapi sedikit sekali orang beriman yang menggunakannya. Karena itu kata Allah, orang yang diangkat derajatnya adalah orang yang beriman dan berilmu pengetahuan. Paul Yongi Cho pendeta Korea dengan ajaran dimensi ke-4nya membuktikan akallah yang menghubungkan kita dengan Tuhan. Budha mengatakan segala sesuatu yang kita pikir ghaib seringkali sesungguhnya hanyalah hasil kerja pikiran belaka. Tuhan bisa memafkan dosa di masa lalu, pikiran tidak. Karena itu seorang manusia sedini mungkin harus terus berpikir dan berperilaku positif. Tindakan masa lalu yang negatif atau positif akan mempengaruhi dan menentukan masa depan seseorang. Karyawan yang berpikir positif akan menghasilkan tindakan yang positif.
  6. Merevolusi Cara Berpikir sama dengan Merevolusi Goal Setting Perusahaan. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Mengubah cara berpikir dapat eingkatkan omzet atau penjualan perusahaan. Kesadaran akan cara berpikir akan mampu meningkatkan produkditivas, loyalitas, dan pencapaian goal setinggi perusahaan dll.  
  7. Karyawan dapat mengubah perilakunya dalam 30 hari. Jika petunjuk dalam pelatihan dan sesudah pelatihan, kami menjamin akan terjadi perubahan moralitss atau mentalitas karyawan dala waktu hanya 30 hari. Kami menggunakan teknik scan virus, remove virus, format ulang dan install ulang pikirn. Dengan mengubah pikiran agar terjadi perubahan dalam tindakan, kebiasaan, perilaku dan nasib seorang karyawan.
  8. Pembekalan untuk manajemen. Membekali manajemen dan karyawan bagaimana cara mengatasi perilaku tidak terpuji seorang karyawan seperti malas, tidak disiplin, suka melawan atasan, bermalas-malasan, berpikir dan berperilaku negatif dll. .

 

E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

1.    Tempat Pelatihan    : Ditentukan oleh Instansi

2.    Waktu Pelatihan     : Ditentukan oleh Instansi

 

F.    SASARAN KEGIATAN

Sasaran dari pelatihan ini adalah:

1.       Anggota da pimpinan lembaga Eksekutif, Yudikatif, dan Legislatif

2.       PNS dan honorer pegawai pemerintah

3.       Aparat (Polisi, TNI, Satpol PP)

4.       Kepala Seksi, Kepala Bagian, dan Pejabat Pemerintah

5.       Tenaga Honorer

6.       Karywan dan Staf BUMN

 

G.   SUMBER DANA

Negara atau dari sumber mana pun yang tidak mengikat.

 

H.   JADWAL KEGIATAN

Kami menawarkan 4 hari pelatihan. Pelatihan dapat diambil 1 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari, atau ½ hari saja, bergantung kebutuhan dan dana yang ada.

 

I.  TIME SCHEDULE

Jadwal atau kurikulum rlampir (dapat dipilih)

Lihat www.alfateta.com

 

J.  RIWAYAT PELATIH

Riwayat Pelatih (terlampir) atau dapat dibuka di www.alfateta.com

 

K. KLIEN DAN ROADSHOW

Infomasi terlampir atau dapat dibuka di www.alfateta.com

 

L. SUSUNAN PANITIA

Panitia dilakukan oleh AIMPA, atau perusahaan yang menyelenggarakan, atau event organizer

 

M. ESTIMASI DANA

Biaya terlampir dalam surat pengantar atau lampiran yang disiapkan oleh marketing atau EO kami.

 

N.  PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat dengan harapan kegiatan ini menjadi sebuah upaya untuk memberikan kontribusi nyata di bidang pemberdayaan pikiran manusia. Semoga dengan dukungan semua pihak yang memiliki keinginan sama untuk memperbaiki bangsa ini melalui bidang pemberdayaan pikiran manusia, sehingga kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar.

 

Sumber : http://alfateta.com/proposal-pemerintah-detail-32647