PELUANG JADI TRAINER ALFATETA

TANYA JAWAB CARA JADI TRAINER ALFATETA

img-1580279781.jpg
Saya tertarik untuk menjadi trainer Alfateta untuk kelas dekat di daerah saya. Bagaimana caranya?
Pertama Anda harus tahu dulu, menjadi trainer adalah sebuah profesi, disarankan untuk tidak jadi sambilan. Setidaknya Anda punya target 2 atau 4 tahun lagi Anda akan menjadi trainer atau motivator. Hidup Anda harus didedikasikan untuk belajar dan mengajar.  Tentu saja seorang trainer profesional dan serius akan mendapatkan imbalan yang luar biasa.

Saya saat ini bekerja, bagaimana saya bisa jadi motivator
Sistem rekrutment trainer Alfateta unik. Anda bisa menjadikan profesi trainer ini kalau nanti anda melihat peluang dan penghasilannya bagus. Pensiun dini kenapa rupanya. Atau minimal Anda bisa menjadikan trainer sebagai profesi selepas Anda pensiun. Dan bagaimana Anda bisa mendapatkan penghasilan sekalipun Anda belum jadi trainer, nah ini yang akan dijelaskan oleh Alfateta. Tidak memberi training tapi bisa dapat uang. Bagaimana caranya. Bergabunglah sejak sekarang.

Maksud Imbalan luar biasa?
Anda tahu Mario Teguh? Tung Desem Waringin (TDM)? Atau motivator/trainer terkenal lainnya? Kita ambil contoh. Mario Teguh berdasarkan hasil search kami di Google, berpenghasilan Ro 110 juta. Itu bukan per tahun atau per bulan atau per minggu. Tapi per jam. Hebat ya. TDW Rp 100 juta per hari, dan Andrie Wongso katanya Rp 30 juta per jam atau hari. Apakah Anda bisa? Seorang trainer madya, bisa berpenghasilan sebsar UMR (Rp 3,5 juta) sejam pelatihan atau seharian. Cukup tinggi? Ya minimal kalau sebulan ada 4 pelatihan, Anda sudah berpenghasilan Rp 15 jutaan. Itu kerja cuma 4 hari.  Jadi memang disebutkan penghasilan terbesar di dunia ini dipegang oleh konsultan atau Trainer. Pernah tahu Nick Vujichic? Ya motivator tanpa tangan dan kaki kelahiran Australia itu berpenghasilan $ 150.000 (atau sekitar Rp 2 milyar).

Pak Bambang sendiri selaku pelatih Alfateta berpenghasilan berapa?
Hahaha, mau tahu atau mau tahu banget. Terus terang, saya pernah dibayar Rp 10 juta/jam. Di bayar di bawah itu juga sangat sering, gak dibayar pun sering. Sebagai motivator/trainer kita memang menganut hukum give and take, beri dulu baru kita menerima. Banyak kita memberi, tapi menerima kecil atau tidak menerima apa pun. Bagi kami itu biasa. Kalau Anda hanya meminta bayaran, Anda tidak akan menjadi motivator besar. Anda harus mau memberi bahkan tak dibayar. Yang membayarnya adalah Tuhan. Semakin banyak Anda melatih semakin banyak pengalaman. Pengalaman ini harus Anda beli. Bahkan mungkin Anda yang mengeluarkan uang untuk bisa memberikan pelatihan.

Tapi menjadi trainer profesional tersebut sangat sulit,mahal, dan lama ya?
Ya Tung Desem Waringin mengeluarkan uang ratusan juta untuk bisa menjadi seorang trainer seperti sekarang. Ia harus menjual rumahnya untuk bisa belajar langsung dari Anthony Robin dan Robert T. Kiyosaki di Singapura dan di kota lain di luar negeri. Apalagi untuk mendapatkan lisensinya di Indonesia. Mario Teguh perlu waktu 20 tahun untuk menjadi motivator berpenghasilan Rp 110 juta/jam.  Saya sendiri untuk berpenghasilan Rp 10 juta/jam termasuk cepat. Hanya dalam waktu 3 tahun.

Kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan untuk menjadi trainer?
Untuk menjadi seorang dokter berapa biaya yang harus Anda keluarkan. Saya pernah mendengar, uang pendaftaran saja untuk menjadi  mahasiswa kedokteran di sebuah universitas terkenal di Jakarta Rp 100 juta. Itu baru uang masuknya, belum biaya lainnya. Berapa penghasilan seorang dokter? Menurut saya jauh di bawah TDW atau Mario Teguh. Bahkan Presiden saja penghasilannya di bawah Rp 100 juta/bulan, bukan per hari. Berapa uang yang Anda keluarkan untuk mendapatkan gelar S1 ekonomi atau psikologi? Tentunya puluhan juta rupiah ya? Berapa gaji seorang fresh graduate? Sebesar UMR Jakarta saja sudah hebat. Banyak S1 dan S2 penghasilannya tak lebih dari Rp 5 juta/bulan. Padahal biaya kuliah mereka puluhan bakan ratusan juta.  Pertanyaan buat Anda, jika penghasilan Anda Rp 3 juta sekali pelatihan atau Rp 15 juta per bulan, berapa uang kursus atau kuliah yang berani Anda keluarkan sampai tamat menjadi trainer/motivator? Rp 10 juta, 20 juta, 50 juta atau Rp 100 juta atau lebih? Jangan kaget kalau teman saya menghabiskan Rp 300 juta untuk belajar jadi trainer/motivator di Amerika. Di Jakarta untuk ikut public speaking saja Rp 5 juta. Itu pun masih harus ikut banyak pelatihan atau seminar. Tapi apakah dijamin berhasil? Tidak.

Berapa biaya pelatihan untuk menjadi seorang trainer di Alfateta?
Biaya menjadi trainer di Alfateta (mungkin) adalah yang terkecil di dunia. Bayangkan, sebelum Anda mendapatkan uang menjadi trainer di Alfateta, Anda hanya dikenakan Rp 200.000. Belum termasuk pelatihan pendalaman.
Biaya pelatihan TFT (Trainer for Trainer di Alfateta) adalah sbb:

  1. Calon trainer 1 wajib membeli voucher TFT senilai  Rp 200.000. Anda diajarkan bagaimana bisa menjadi trainer dengan biaya sangat murah dan cepat. Jika orang butuh tahunan untuk jadi trainer Anda cukup beberapa bulan saja. Jika orang membayar puluhan juta untuk jadi trainer, di Alfateta Anda hanya membayar Rp 200 ribu di awal, kemudian untuk kenaikan jenjang membayar kurang dari Rp 1 juta, dan akan lebih besar di tingkat selanjutnya, tapi tidak lebih dari Rp 2 juta.  Anda bisa meraih penghasilan puluhan juta sehari atau sebulan dengan memanfaatkan jaringan. Pengalaman kami melatih ratusan calon trainer, tak akan berhasil jika tidak punya jaringan. Karena itu untuk tahap pertama Anda diajarkan membuat jaringan, sehingga Anda tidak perlu memasarkan diri sendiri, tapi Anda akan dipasarkan oleh orang lain melalui Alfateta. Anda akan dibekali power point untuk membawakan Training Cara Menjadi Meraih Penghasilan Puluhan  bahkan Ratusan Juta dengan menjadi  Trainer Alfateta atau asisten Trainer Alfateta. Setiap orang yang bergabung sebagai calon trainer, wajib mempelajari TFT Calon Trainer.  Anda akan dibekali e-plifchart yang bisa Anda print, power point dan video pelatihan jarak jauh.  Anda diminta untuk membuat video presentasi dan sejumlah syarat. Jika berhasil berhak mengikuti TFT Trainer Pratama 1.
  2. Pelatih Pratama 1. Anda membeli voucher TFT Trainer Pratama 1 Rp 750.000. Anda diajarkan presentasi berhak mendapatkan pelatihan public speaking dan pelatihan Cara Melejitkan Prestasi Siswa. Pelatihan ini adalah pelatihan preview sebagai modul awal Anda melakukan presentasi gratis ke sekolah-sekolah atau kampus dan masyarakat. Jangan khawatir, dengan sistem jaringan maka ketika Anda memberikan training pendahuluan gratis, Anda akan tetap mendapatkan honor.  Angka Rp 750 ribu sangatlah kecil dibandingkan Anda belajar public speaking di tempat lain yang biayanya bisa mencapai jutaan rupiah. Alfateta berkewajiban mendidik Anda mampu berbicara dihadapan umum untuk menyampaikan program Alfateta.
  3. Pelatih Pratama 2. Ketika Anda ingin menjadi Trainer Pratama 2, Anda berhak mendapatkan pelatihan pertama yang bisa diperjual belikan yakni Mind Map. Pelatihan ini jika Anda ajarkan akan menghasilkan uang sedikitnya Rp 10 juta per bulan.  Memang untuk mendapatkan tiap tingkat TFT Anda harus membayar lagi yang jumlahnya dapat diperoleh dari honor Anda sebagai trainer. 



Tata Cara Menjadi  Trainer Alfateta

  1. Anda wajib membeli voucher TFT 1 senilai Rp 200.000. Anda akan mendapatkan Pelatihan Dasar Cara Jadi Trainer Alfateta Indonesia dan buku petunjuk menjadi trainer Alfateta.
  2. Anda wajib mengisi formulir  offline (akan diberikan via WhatsApp) dan offline di www.alfatetaku.com dengan memilih pembayaran pay 4 (Rp 200.000.)
  3. Jika Anda ingin menjadi EO atau dapat ilmu saja, Anda tak perlu ajak orang untuk mendaftar seperti yang Anda lakukan. Tapi jika Anda ingin ada yang memasarkan diri Anda sehingga Anda bisa menjadi trainer, Anda wajib ikut mengajak orang bergabung menjadi calon trainer dan EO Alfateta dengan mengisi formulir www.alfatetaku.com dengan menggunakan link Anda. Link akan diberikan jika Anda sudah mengisi formulir dan membayar.
  4. Anda dapat mengikuti TFT kelas dekat sesuai jadwal atau dapat juga mengikuti TFT jarak jauh atau kelas jauh. Lihat Pelatihan Alfateta Kelas Jauh dan Kelas Dekat di www.alfateta.com.


Saya tidak mau mengajak orang?
Tidak bisa atau tidak mau? Kalau tidak mau, yang rugi anda sendiri. Karena Anda tidak akan bisa menjadi trainer. Karena Anda bisa menjadi trainer secara konsisten adalah karena ada yang memasarkan Anda. Tanpa ada yang memasarkan Anda hanya sekadar anggota.
Kalau persoalannya tidak bisa, kami bisa membantu.
1.   Anda bisa mengikuti pelatihan WhatsApp marketing secara gratis di grup Calon Trainer Alfateta.
2.   Anda akan mendapatkan konsep iklan yang bisa Anda sebarluaskan ke teman-teman terdekat Anda.

Jika kita merekrut orang dan orang yang kita rekrut merekrut lagi apakah ini bukan MLM?
Anda calon motivator, pertama Anda harus berpikir positif. Bagaimana mungkin Anda menjadi motivator jika Anda masih berpikir negatif tentang bisnis apa pun termasuk MLM. Salah satu orang yang akan Anda latih adalah anggota MLM. Bagaimana mungkin Anda bisa melatih mereka sementara Anda negatif thinking terhadap mereka. Benar MLM adalah sistem member get member. Tidak ada yang jelek dengan sistem ini. Di negara yang menanjak maju, Malaysia misalnya MLM memberi sumbangan terhadap ekonomi negara yang luar biasa. Pemerintah Malaysia dan Amerika pun memberikan perhatian khusus pada bisnis MLM yang diakui sebagai penyokong ekonomi negara itu.

Apakah Alfateta mengambil keuntungan dari sistem MLM ini?
Tidak. Kami tidak mengandalkan sistem jaringan sebagai cara mengumpulkan duit dengan cepat. Tapi kami menggunakan jaringan untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan dengan cepat di negara ini. Hanya dengan cara ini kita bisa meraih impian kita Indonesian Dream, terciptanya masyarakat yang cerdas, mandiri, sejahtera, dan berakhlak. Semakin banyak kita sebarkan ilmu pengetahuan semakin cepat negara kita maju. Pemerintah tidak mampu melakukan hal ini. Jika pun mereka mampu mereka akan mengeluarkan biaya milyaran bahkan triliunan, sedangkan kita tanpa biaya.

Mengapa harus mengajak 6 orang, dan apa tugas 6 orang ini.
Ketika Anda sudah belajar presentasi Bagaimana Cara Jadi Trainer di Alfateta, Anda coba mempresentasikan one on one kepada setiap orang yang Anda temui untuk menjelaskan program Alfateta. Sambil presentasi Anda juga menawarkan pelatihan Alfateta kepada sekolah, kampus, perusahaan, organisasi masyarakat dll. Anda hanya fokus mengajak 6 orang saja untuk jadi calon trainer. Tidak usah berpikir bahwa di bawah Anda akan ajak 6 orang lagi. Kami berpikir mudah mengajak 6 orang untuk pendidikan daripada membeli barang dalam bisnis MLM. Jika mereka tidak berniat menjadi trainer mereka bisa menjadi team pemasar Alfateta yang memiliki komisi tinggi jika mendapatkan order pelatihan. Jika pun tidak mereka akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang luar biasa gratis atau berbayar sebagai anggota yang akan lebih murah dibandingkan bukan anggota.
Pengalaman kami selama 10 tahun pernah melatih  400 orang jadi trainer, namun hanya segilintir yang berhasil. Mengapa begitu? Karena mereka tidak ada yang memasarkan. Jadi kalau  Anda tidak mengajak 6 orang ya jaringan Anda tidak bisa berkembang. Ketika jaringan tidak berkembang, Anda tak punya kaki yang memasarkan Anda.
Kebanyakan trainer berpikir setelah mereka ikut TFT mereka bisa memasarkan dirinya sendiri. Faktanya tidak. Selain adalah aneh jika seorang motivator menjual dirinya sendiri. Jadi mau tidak mau, seseorang harus mencari pihak lain (Event Organizer) untuk memasarkan dirinya? Pertanyaannya siapa Anda sehingga seorang EO mau memasarkan diri Anda? Inilah fakta yang terjadi. Akhirnya mereka menjadi furtasi, gagal menjadi trainer.

Jadi maksudnya 6 orang yang kita ajak akan memasarkan kita?
Ya mari kita lihat apa hubungannya 6 orang, MLM, marketing, dan anda jadi trainer Pratama berpenghasilan minimal Rp 5 juta- Rp 10 juta/bulan. Sistem MLM kami gunakan untuk sistem recruitment bukan untuk mendapatkan uang.

  1. Jaringan 1. Ketika Anda mengajak 6 orang Anda dan 6 orang yang Anda ajak berhak mengikuti TFT berikutnya. 
  2. Jaringan 2. Ketika 6 orang yang Anda ajak mengajak 6 orang, Anda berhak mengikuti Pelatihan Trainer Pratama 1.  Total di jaringan 2  Anda 36 orang. Tapi Anda sudah dapat mengikuti TFT 2 setelah di bawah Anda pun mengajak 12 orang.
  3. Jaringan 3. Ketika 6 orang  di jaringan 2 mengajak 6 orang maka  Anda berhak mendapatkan TFT (Trainer Pratama 1) membayar sesuai tabel. Total jaringan 3 Anda 216 orang. Tapi Anda berhak mengikuti TFT 3 ketika  di jaringan ketiga Anda ada 24 orang. Ini jumlah yang tidak banyak.



Berikut ini gambarnya.

img-1580214061.jpg
Saat Anda menandatangani surat perjanjian kerjasama menjadi trainer Alfateta, Anda wajib menjual 2 pelatihan Alfateta (gratis dan berbayar) dalam kurun waktu setahun ke sekolah-sekolah yang ada di daerah Anda.  Semua kaki atau jaringan ke-3 Anda adalah marketing Anda. Artinya mereka menjual pelatihan tapi yang melatih adalah 3 generasi di atasnya yakni Anda. Anda bisa bayangkan, di jaringan ke 3 Anda ada 216 (atau minimal 24 orang saja)  orang. Itu artinya jika mereka menjalankan kewajibannya menjual 2 pelatihan setahun, Anda akan memberikan pelatihan berbayar dan gratis 2 x 216 = 432 pelatihan atau minimal 2 x 42 orang. Itu artinya setiap hari Anda melatih minimal 1 kali atau setiap minggu 1 pelatihan. Sanggupkah? Bahkan TDW, Mario Teguh atau trainer mana pun tidak akan bisa mengalahkan rekor penjualan pelatihan setiap hari minimal 1 kali pelatihan. Hanya Alfateta dan Anda yang bisa melakukannya.  Keberhasilan Anda menjual 2 pelatihan setahun (gratis dan berbayar) merupakan penilaian untuk bisa jadi pelatih.
img-1580214091.jpg

Tapi bagaimana mungkin saya melatih dalam sehari minimal sekali?
Yah itu kan hanya perkiraan. Katakan yang aktif memasarkan pelatihan Alfateta dan berhasil hanya 20% itu artinya Anda melatih 80 an kali selama setahun atau per bulan 6 kali pelatihan. Ini sudah luar biasa.  Anda wajib memenuhi kewajiban menjadi trainer sekalipun calon peserta Anda tidak bayar alias gratis. Banyak orang ingin jadi trainer, bisa memberikan pelatihan saja sudah bagus, banyak yang malah mengeluarkan uang pribadi. Itu mereka hitung sebagai jam terbang. Anda harus memperbanyak jam terbang sebelum Anda menjadi seorang trainer berbayar. Itulah yang dilakukan oleh Mario Teguh, TDW, Andri Wongso, termasuk saya. Lihat video bagaimana kami melatih anak jalanan, fakir miskin, penghuni lembaga pemasyarakatan, korban bencana alam, dll. Semua tidak dibayar.  Kesempatan melatih mereka kesempatan kita mendapatkan pengalaman.  Anda tahu sekarang mengapa 400 orang kami latih jadi trainer, yang jadi hanya segelintir karena mereka tak punya jaringan. Itu juga sebabnya mengapa ada orang yang sudah mengeluarkan biaya puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah bahkan TFT di luar negeri sampai di Indonesia tidak bisa melatih. Mengapa? Karena tidak ada jaringan.

Bolehkah mengajak lebih dari 6 orang?
Tentu saja boleh. Karena semakin banyak yang Anda undang, semakin cepat Anda cepat jaringan Anda berkembang. Semakin cepat jaringan berkembang, semakin cepat Anda menjadi trainer.

Saya mahasiswa, saya pekerja, saya di luar negeri bisakah saya ikut program ini?
Kenapa tidak. Untuk langkah awal Anda siapkan fondasi sebagai calon trainer professional, yakni Anda mengajak atau mengundang orang datang ke pertemuan.  Targetkan jaringan Anda sudah siap minimal 200 orang di jaringan ke-3 sehingga begitu Anda lulus kuliah Anda bisa memutuskan menjadi trainer professional yang pendapatannya jauh di atas gaji seorang fresh graduate yang biasanya hanya sebatas UMR (Rp 3,5 juta?). Atau semasa Anda kuliah bisa saja kan Anda menggunakan waktu luang Anda untuk memberikan pelatihan. Anda yang pekerja juga begitu, siapkan landasan dulu, toh Anda harus menghadiri TFT 1 kali per tingkat. Anda juga punya hari Sabtu dan Minggu untuk memberikan pelatihan. Anda yang berada di Luar Negeri, Anda pasti akan pulang ke Indonesia kan? Begitu Anda tidak kuliah, tidak kerja, kembali ke Indonesia, Anda tinggal ikuti TFTnya.  Begitu Anda selesai TFT Anda langsung melatih karena orang di jaringan ke-2 Anda sudah siap.

Bagaimana jika saya sudah punya jaringan, tapi saya belum punya waktu memberi pelatihan?

Serahkan pada mereka yang sudah siap memberikan pelatihan, di jaringan ke-2 Anda. Jangan khawatir, jika ada honornya, maka Anda akan mendapatkan bagian dari honorarium itu, yang jumlahnya kami buatkan khusus  dalam buku petunjuk.

Saya tidak bisa mengajak orang, bagaimana saya bisa jadi trainer?
Sulit. Bagaimana mungkin Anda jadi trainer jika tidak ada yang memasarkan Anda. Jadi pehami bahwa jaringan ini bukan soal perolehan pasif income tapi adalah soal pasukan yang Anda buat untuk memasarkan pelatihan Alfateta di mana pelatihnya adalah Anda.
 Pengalaman  kami mereka yang tidak mengajak orang dan tidak punya jaringan akan kesulitan untuk jadi trainer, karena tidak ada yang pasarkan. Kecuali, Anda dapat limpahan dari mereka yang kebanjiran order pelatihan dari jaringannya. Anda jadi trainer, honorariumnya dibagi dengan pemilik order.

Saya melihat di web www.alfatetaku.com ada uang yang dibayarkan dan ada komisi jaringan, apa maksudnya?
Oke. Kami sejak awal tidak mau singgung ini. Tapi mau tidak mau pasti anda akan melihat adanya biaya yang harus Anda bayar dan adanya pembagian dari Rp 200 ribu atau pembayaran apa pun yang dilakukan dengan mengisi formulir web www.alfatetaku.com. Kami memang membagikan 30% dari penerimaan kami kepada 10 jaringan. Jadi ketika ada orang yang Anda ajak langsung  bergabung Anda dapat 8%, kemudian Anda masih tetap dapat ketika Anda punya jaringan ke-2, ke-3, ke-4 sampai 10.  Kalau benar terjadi 6 x 6 x 6 x 6 dan seterusnya sampai pangkat 8 hasilnya gede juga. Tapi karena kami bukan perusahaan MLM yang memobilisasi uang rakyat untuk pembelian sebuah barang atau sistem kememberan kami tidak mau banyak menggembar-gemborkan uang yang Anda dapat dari sistem jaringan ini. Anggap saja uang yang Anda dapat untuk BELAJAR GRATIS DAPAT UANG. Jadi Anda bisa belajar gratis dari komisi-komisi yang Anda terima. Atau Anda gunakan nanti ketika Anda ingin mengikuti TFT 4, 5, sampai 12 (Trainer tingkat utama)

Oh ya, tadi disebutkan ada TFT 1, 2, 3 sampai 12 bisa dijelaskan apa itu?
Ya. Kita memiliki jenjang trainer sampai 12 dengan rincian sbb:
1.    Calon Trainer
2.    Trainer Pratama 1
3.    Trainer Pratama 2
4.    Trainer Pratama 3
5.    Trainer Madya 1
6.    Trainer Madya 2
7.    Trainer Madya 3
8.    Trainer Senior 1
9.    Trainer Senior 2
10.    Trainer Senior 3
11.    Trainer Utama 1

Boleh dirinci apa yang dimaksud dengan Calon Trainer, Trainer Pratama, Trainer Madya, Trainer Senior, dan Trainer Utama?

Baik kami jelaskan. Yang dimaksud trainer 1 adalah:

1. Calon Trainer
Hak:
    Mendapatkan  TFT (Training for Trainer) 1 (Calon Trainer 1).
    Memberikan TFT 1 kepada mereka yang ingin menjadi trainer
    Mendapatkan kartu Calon Trainer, ditampilkan nama domisili dan no. hpnya di www.alfatetaku.com

Wajib:
    Wajib mengisi formulir offline saat mengikuti TFT Calon Trainer 1 dan melalui formulir online di www.alfatetaku.com dengan menggunakan kode referal orang yang mengajaknya bergabung sebagai trainer di Alfateta.
    Membayar biaya  membership Rp 200 ribu (pilihan Pay 5) ke rekening yang ada di website.
    Mengajak 6 orang untuk menjadi trainer Alfateta ke TFT 1 Calon Trainer 1.  Calon trainer ini diutamakan warga setempat agar mereka mudah diorganize langsung oleh Calon Trainer 1.

Tugas:
    Calon trainer adalah  mengajak 6 calon trainer untuk mengikuti TFT 1 yang isinya mengenal tentang Alfateta, sejarah, visi/missi, klien, Event Organizer, logo dan artinya, jejang trainer, sistem bagi hasil dan komisi, kepangkatan dan seragam/atribut, judul dan deskripsi pelatihan Alfateta.

2.  Trainer Pratama 1
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Pratama 1
    Mendapatkan TFT (Training for Trainer) 2  gratis untuk (Trainer Pratama 1).

Wajib:
    Free TFT 2 untuk Trainer Pratama 1
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan penjelasan (preview awal) dengan materi pelatihan Cara Melejitkan Prestasi Siswa ke sekolah-sekolah SD atau SMP.
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer Pratama 1

3.    Trainer Pratama 2
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Pratama 2

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 3 untuk Trainer  Pratama 2  dengan mengisi pembayaran kembali di www.alfatetaku.com
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan materi 2 kepada siswa SD atau SMP, termasuk kepada orangtua dan guru.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer Pratama 2

4.  Trainer Pratama 3
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Pratama 3
Wajib:
    Membayar biaya  TFT 4 untuk Trainer  Pratama 3
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan materi 3 kepada siswa ke sekolah-sekolah SD atau SMP, termasuk kepada orangtua dan guru.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer Pratama 3

5.  Trainer Madya 1
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Madya 1

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 5 untuk Trainer  Madya 1
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan materi 4 kepada siswa SD atau SMP, termasuk kepada orangtua dan guru.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer Madya 1

6.  Trainer Madya 2
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Madya 2 

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 6 untuk Trainer  Madya 2
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan materi 5 kepada siswa  SD atau SMP, termasuk kepada orangtua dan guru.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun
    Menggunakan seragam dan atribut  Madya 2


7.  Trainer Madya 3
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Madya 3 

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 7 untuk Trainer  Madya 3
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan materi 7 kepada siswa  SD atau SMP, termasuk kepada orangtua dan guru.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer Madya 3


8.    Trainer Senior 1
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Senior 1 

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 8 untuk Trainer  Senior 1
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     Memberikan pelatihan materi 8 kepada siswa  SD atau SMP, termasuk kepada orangtua dan guru.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer senior 1


9.    Trainer Senior 2
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Senior 2 

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 9 untuk Trainer  Senior 1
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.
    Menggunakan seragam dan atribut  trainer senior 2

Tugas:
    Memberikan pelatihan materi 9 kepada masyarakat baik lembaga pendidikan, lembaga perusahaan, atau organisasi masyarakat.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun

10. Trainer Senior 3
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Senior 3 

Wajib:
    Membayar biaya  TFT 10 untuk Trainer  Senior 3
    Tetap mengajak calon trainer tambahan dengan jumlah tidak ditentukan.

Tugas:
     MemberI pelatihan 10 kepada masyarakat (lembaga pendidikan, lembaga perusahaan, atau organisasi masyarakat.
    Wajib memasarkan pelatihan Alfateta 1 gratis 1 berbayar dalam waktu 1 tahun

11.    Trainer Utama 1
Hak:
    Mendapatkan pangkat Trainer Utama (matahari)  

Wajib:
    Memiliki modul sendiri dan slide presentation sendiri.
    Memiliki pengalaman sebagai pelatih minimal 5 tahun dan telah melatih 5 ribu orang.
    Disarankan mengajak calon trainer bergabung di Alfateta.
    Menggunakan seragam Alfateta dengan pangkat yang sudah ditentukan

Tugas:
     Memberikan pelatihan ciptaannya sendiri kepada masyarakat  termasuk lembaga pendidikan dan perusahaan.
    Menggunakan bendera Alfateta atau perusahaan mitra Alfateta di setiap pelatihan yang dipasarkan oleh Alfateta.


Penjelasan:

  1. Jabatan trainer di Alfateta 11 jenjang, dimulai dari Kandidat Trainer sampai Trainer Utama. 
  2. Ajak 6 maksudnya, setiap orang yang ingin jadi trainer Alfateta harus mengajak 6 orang sebagai calon asisten trainernya. Dan setiap jenjang terus menggenapkan dan menyempurnakan sehingga minimal ia memiliki 216 orang di jaringan ke-3nya.
  3. 210 orang yang ada di jaringan ke-3nya seluruhnya adalah marketing Trainer 3 jaringan di atasnya.  Setiap marketing memiliki kewajiban memasarkan 2 pelatihan Alfateta (1 gratis dan 1 berbayar).
  4. Judul TFT bisa berubah melihat situasi dan kondisi serta kebutuhan di lapangan


img-1580215152.jpg

Pangkat apa yang dimaksud?

Alfateta memiliki jenjang kepangkatan yang tanda kepangkatan Trainer Pratama 1 sampai Utama 1 disematkan atau dipakai di bahu baju atau seragam Alfateta yang seluruhnya hitam mulai dari kemeja sampai dengan celana.  Berikut ini atribut yang dimaksud:

img-1580215212.jpg
Boleh disebutkan pelatihan apa yang berhak didapatkan oleh trainer sesuai kepangkatannya?

Alfateta memiliki puluhan pelatihan. 3-5 pelatihan saja sudah cukup banyak. Namun demikian Alfateta akan melepaskan sedikitnya 11 pelatihannya yang penting untuk diajarkan para trainernya yakni:

img-1580215294.jpg

Baju kami buat sendiri atau dibuatkan oleh Alfateta?

Anda buat sendiri. Kami memberikan contohnya. Kalau Anda minta Alfateta yang membuatkannya maka nanti kami akan buatkan secara massal dan Anda bisa membelinya dari kami lengkap dengan pangkatnya.


Apakah para trainer digaji?

Untuk sementara tidak. Alfateta menerapkan sistem bagi hasil. Sistem bagi hasil kita bagi sangat banyak, di antaranya untuk:

    Marketing sistem jejaring

    Alfateta Indonesia

    Event Organizer

    Trainer

    Royalty Pelatih/Trainer Utama


Pembagian dihitung dari penerimaan bersih. Penerimaan bersih adalah penerimaan setelah dipotong biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi pelatih/trainer dan biaya akomodasi dan konsumsi peserta jika ada, atau biaya yang dikeluarkan yang disepakati antara Alfateta dengan EO. 

Memang penerimaan kita tidak banyak karena dibagi banyak. Semua yang berperan kebagian. Walau jumlahnya menjadi kecil tiap bagian, namun jika semua aktif memasarkan minimal 2 kali dalam 1 tahun (1 gratis 1 berbayar) insya Allah penerimaan kita menjadi besar. Rumusnya sedikit x banyak.

Berikut ini prosentase penerimaan masing-masing jabatan:

img-1580215424.jpg


Bagaimana jika saya mengajak A untuk menjadi Trainer. Dia bergabung. Kemudian A mengajak B menjadi trainer, dan bergabung. Apakah saya mendapatkan bagi hasil dari jaringan saya yang sampai 8 jaringan itu?


Oke. Kami akan bahas ini. Sebenarnya 30% untuk marketing tidak hanya berlaku dari bagi hasil aktivitas marketing pelatihan saja, tapi aktivitas recruitment calon trainer. Mari kita lihat bagi hasil dari hasil jaringan membership:

img-1580216303.jpg

Jadi jika saya tidak memberikan pelatihan, saya masih mungkin mendapatkan uang dari sistem bagi hasil dari jaringan yang saya dapatkan?

Ya. Dapat sampai 10 kedalaman. Mari kita lihat ilustrasinya.


 Catatan:

Sekali lagi, Alfateta bukan perusahaan yang mengajak Anda kaya dari bagi hasil dalam gambar di atas.  Bagi kami yang penting Anda jadi trainer dan memiliki penghasilan active income. Namun sebagaimana dikatakan orang paling kaya di dunia Waren Buffet, Jika Anda tidak bisa menghasilkan uang ketika Anda tidur maka Anda akan bekerja terus sampai mati.

Angka-angka di atas hanyalah sebuah ilustrasi jika benar terjadi deret ukur 6. Anda tidak usah berpikir Anda bisa mencapai jaringan 4 sampai 10. Cukup sampai 3 saja, yakni 216 orang. Jika Anda membina mereka di WA grup, Anda cukup punya 1 grup WA saja. Tidak perlu punya banyak grup. Kecuali grup calon trainer, Anda bisa buat banyak grup.

Biaya di atas tadinya Rp 50 ribu, bahkan pernah gratis selama masa promosi. Anda beruntung bergabung di awal karena Anda akan mendapatkan komisi Rp 10 ribu ketika ada yang bergabung per akhir Desember 2019 atau awal tahun 2020.


Keuntungan apa lagi yang bisa didapat oleh trainer resmi Alfateta?

Banyak sekali:

1.    Dapat active income 30% dari Rp 200.000 dibagi 10 kedalaman

2.    Dapat honorarium sebagai trainer

3.    Dapat bagi hasil jika sebagai EO

4.    Dapat bagi hasil dari hasil penjualan pelatihan

5.    Dapat bagi hasil jika Anda menjadi perwakilan kabupaten

6.    Dapat bagi hasil jika Anda menjadi perwakilan propinsi

7.    Dapat bagi hasil jika Anda menciptakan modul.


Lalu apa yang harus kami lakukan untuk bisa jadi trainer?

Lengkapnya ini harus Anda lakukan:

  1. Anda mendaftarkan diri di www.alfatetaku.com dengan menggunakan link referal orang yang mengajak Anda. Silakan tanya via telepon, WA atau apa.  Begitu dapat linknya silakan salin di url internet Anda.
  2. Ikuti prosedur cara mendaftar di www.alfatetaku.com
  3. Setelah Anda mendapatkan linknya silakan Anda mengajak teman untuk mengikuti TFT 1. Gratis.
  4. Jika mereka berminat setelah mengikuti TFT 1 maka mereka dapat membayar biaya keanggotaan  dalam bentuk voucher Rp 200.000.
  5. Komisi tidak langsung dibayarkan. Sekali lagi kami bukan perusahaan MLM, jadi kami tidak menciptakan sistem otomatis komisi masuk rekening. Kami hanya membayarkan komisi jaringan setiap akhir bulan, itu pun jika telah mencapai Rp 100 ribu ke atas.
  6. Setelah Anda mendapatkan 6 orang dan mereka bergabung, Anda dapat mengikuti TFT 2. TFT 2 di awal-awal ini bisa diselenggarakan walau pesertanya hanya 3 orang.
  7. Teruslah mengajak orang agar Anda mencapai target 36 orang di jaringan 2. Dengan demikian Anda berhak mendapatkan TFT ke-2.
  8. Terus lagi mengajak orang agar tercapai target 210 orang di jaringan 3 Anda. Dengan demikian Anda berhak mendapatkan TFT ke-2.
  9. Tugas Anda selesai. Anda bisa mengajak atau tidak mengajak orang. Di jaringan 3 Anda yang penting ada 210 orang agar Anda sudah bisa mulai mendapatkan uang dari kegiatan sebagai trainer.
  10. Jika ada komisi masuk dari jaringan, manfaatkan untuk mengikuti pelatihan Alfateta Indonesia atau membeli peralatan pelatihan seperti laptop, infokus, clicker, speaker kecil, dan peralatan kerja lainnya.  Jika penghasilan passive income Anda mencapai Rp 100 juta saatnya Anda membeli kendaraan motor atau mobil.




Bagikan Post

Artikel Terkait
Komentar
  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Komentar Anda *

Nama Lengkap *

Email *

Kode Verifikasi *

Profil

ALFATETA INDONESIA

ALFATETA Indonesia adalah lembaga pelatihan perubahan mindset dan pemberdayaan pikiran yang memiliki missi Indonesian Dream, terciptanya masyarakat yang cerdas, mandiri,

Subscribe

Kategori
Artikel Populer
Video
Event Terdekat
Go to TOP