Artikel Populer

CARA JADI TRAINER ALFATETA

CARA JADI TRAINER ALFATETA

Admin Sabtu, 07 Juli 2018 PELUANG ALFATETA
CARA JADI TRAINER ALFATETA

Pengantar:

Cara Jadi trainer Alfateta berikut ini belum fix 100%, tapi ini adalah gambaran tentang cara mengisi lowongan trainer Alfateta di seluruh Indonesia. Awal Agustus 2018 diharapkan tata cara ini menjadi fix. Namun demikian informasi ini kami sampaikan untuk mereka yang berniat menjadi trainer sudah mulai bersiap-siap mencuri start menjadi trainer di Alfateta di wilayahya masing-masing sebelum orang lain merebut kesempatan.


salam


Bambang Prakuso Alfateta



SYARAT MENJADI TRAINER ALFATETA

Alfateta selalu mencari cara terbaru, termudah, dan saling menguntungkan dalam merekrut trainer, marketing, agen, dan perwakilannya di seluruh Indonesia. Alfateta mulai akan melibatkan para pemuda dan pemudi terbaik di setiap kabupaten untuk menjadi trainer Alfateta. Dengan demikian ilmu Alfateta dapat tersebar luas.

Visi Alfateta adalah menjadikan modul pelatihan Alfateta menjadi pelatihan standard perubahan mindset dan pemberdayaan pikiran di Indonesia. Sedangkan missi Alfateta adalah Indonesian Dream. Terciptanya masyarakat yang Cerdas, Mandiri, Sejahtera, dan Berakhlak. Kami akan melakukan segala cara yang baik untuk menggoalkan visi dan missi itu, melalui jalur pelatihan, kemasyarakatan, bisnis, bahkan politik. Inspirasi sistem pengembangan Alfateta ini diadopsi dari bisnis yang sedang kami bantu yakni Triyana. Kami mendapatkan inspirasi cara  memasarkan dan merekrut Trainer, agen, dan perwakilan Alfateta.

Alfateta Indonesia didirikan tahun 2007, telah memberikan pelatihan pada puluhan ribu orang dari Aceh sampai Papua. Untuk mencapai visi dan missinya, Alfateta mendirikan Gersemot (Gerakan Sejuta Motivator), Germental (Gerakan Revolusi Mental), Pasukan Monas (Penggerak Sukarelawan Motivator Nasional), dan Gerbaku 1:1 (Gerakan Membaca 1 Buku 1 Bulan).


PENDAHULUAN

Berapakah penghasilan seorang motivator atau trainer? Untuk Trainer Senior seperti Mario Teguh mencapai Rp 110 juta/jam. Tung Desem Waringin Rp 100 juta per hari,  Andre Wongso Rp 30 juta per hari. Chandra Bong Rp 10 juta per jam.

Bagi buruh atau sebagian karyawan, mendapatkan Rp 3 juta perlu satu bulan. Tetapi bagi motivator atau trainer Rp 3 juta bisa didapatkan hanya sehari atau bahkan 1 jam.

Jika penghasilan seorang trainer sangat besar, apakah untuk menjadi motivator sangat mudah? Tentu tidak. Untuk bisa menjadi motivator/trainer nasional yang berpenghasilan minimal Rp 10 juta per hari diperlukan waktu minimal 10 tahun dan biaya puluhan bahkan ratusan juta rupiah untuk belajar dan melakukan trial n error. Mario Teguh untuk bisa mendapatkan penghasilan per jam Rp 110 juta/jam, perlu waktu 20 tahun sampai orang yakin dan kemudian dia mengisi acara Metro TV.

Berapa biaya menjadi seorang trainer atau motivator? Banyak yang tidak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya. Mereka harus belajar dari motivator kelas nasional atau dunia. Untuk mengikuti pelatihan atau seminar Anthony Robins atau Robert T Kiyosaki, bisa Rp 15 juta per sesi. Itu pun Anda masih harus membayar biaya transportasi dan akomodasi sendiri ke acara pelatihan yang umumnya diselenggarakan di luar negeri, seperti di Singapura, negara Eropa atau di negara lain. 


Bahkan rekan kami ada yang mengeluarkan biaya Rp 300 juta untuk mengambil lisensi coaching. Sampai di Indonesia diwajibkan bukan saja membayar Royalti Rp 800 ribu per bulan, tapi diwajibkan untuk menjadi pemasar terlebih dahulu. Sebab bagaimana mungkin seseorang bisa menjadi trainer, jika ia tidak mulai dari menjualm apalagi yang dipasarkan adalah coaching bisnis. Sebuah perusahaan hanya bisa hidup dari penjualan. Siapa yang menjual pelatihan Alfateta di daerah? Ya trainer itu sendiri. Karena itu memulai karier sebagai pemasar di awal karier adalah wajib.

Jika Anda tidak mau menginvestasikan uang,  waktu dan tenaga Anda untuk belajar, lupakan menjadi motivator atau trainer. Profesi Trainer adalah konsultan. Tempat orang bertanya dan berkonsultasi. Jadi Anda harus ahli.

Tapi di bawah bimbingan Alfateta, Anda tidak memerlukan belasan tahun untuk jadi trainer nasional, tidak perlu puluhan juta rupiah. Anda bahkan bisa melakukannya dengan tanpa biaya, asal Anda mau membayarnya dengan kerja keras, integritas, loyalitas, ketekunan.

Alfateta Indonesia dipimpin oleh Bambang Prakuso (56 tahun). Beliau adalah motivator nasional yang telah melatih puluhan ribu orang dari Aceh sampai Papua. Peserta pelatihannya semua kalangan, mulai dari kaum duafa, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, wirausaha, karyawan, manajer, direktur, marketing, professional, aparat pemerintah, PNS, agamawan, dll.  Ditanya, tentang tarifnya, ia mengatakan sebagai motivator atau trainer, uang bukanlah masalah utama. Tapi ia pernah memberikan pelatihan kepada karyawan dengan bayaran Rp 10 juta/jam. Total pelatihan 3 jam. Tetapi juga pernah melatih kaum duafa, anak jalanan, narapidana tanpa bayaran sepeser pun. 


Penghasilan Trainer, marketing, agen, dan perwakilan Alfateta

Ini adalah komponen bagi hasil di Alfateta. Dari tiket yang terjual atau buku atau produk/jasa apa pun yang terjual dari Alfateta maka pembagiannya adalah:

  1. Marketing mendapatkan komisi berupa voucher 1:3 (Setiap 3 voucher terjual, free 1 voucher) yang diberikan kepadanya sesuai tabel terlampir. Voucher boleh dijual atau diuangkan oleh marketing.
  2. Bagi hasil Bersih. Bagi hasil bersih adalah Seluruh pemasukan dikurangi dengan seluruh pengeluaran pada hari H (biaya promosi, transportasi marketing dan agen sudah termasuk dalam voucher jatah untuk mereka)

   Hasil bersih dibagi:

  • Trainer 40%
  • Marketing/reseller 10%
  • Agen 10%
  • Perwakilan (jika ada) 5%
  • Pemegang lisensi/hak cipta 15%
  • Alfateta 20%.

Penghasilan Trainer Pratama Alfateta dapat digambarkan sebagai berikut:

1.   Trainer mendapatkan bagian 30% dari hasil bersih di luar dari penjualan vouher gratis yang diperolehnya dari penjualan tiket/vucher reseller.

2.    Biaya pelatihan paling rendah adalah Rp 50.000 sampai dengan Rp 1.500.000. Hasil bersih diperkirakan Rp 30.000. Dari hasil bersih ini trainer akan mendapatkan 30% x 30.000 = 9.000. Jika jumlah siswa yang dilatih per hari adalah 90 orang (3 kelas) maka penghasilan trainer per hari adalah 90 x 9.000 = 810.000. Jika trainer bekerja 10 hari saja, maka penghasilannya adalah Rp 8.100.000. Jika ia melatih lebih dari 10 hari, maka penghasilannya bisa mencapai sebulan minimal Rp 10 juta. Belum termasuk hasil penjualan vouchernya. Hadiah voucher adalah 1: 3. Jadi jika jumlah peserta pelatihan 90 orang, maka voucher yang didapat oleh trainer pratama yang merangkap sebagai marketing adalah 30 x 50.000 = Rp 1.500.000. Ingat ini per hari. Jadi jika selama 10 hari dari penjualan voucher trainer yang juga adalah reseler mendapatkan 15.000.000. Jika ditambah hasil mengajar total Rp 25.000.000 dari hasil mengajar. Realistiskah perhitungan 100 orang per hari dengan biaya Rp 50.000? Perlu Anda ketahui investasi pelatihan yang dipasarkan Alfateta di Jakarta dan di kota besar di Indonesia adalah Rp 500.000 (untuk pelatihan Super Memory dan Mind Mapping). Dengan dipasarkan Rp 50.000 tentu ini investasi yang sangat murah sekali. Pendapatan pendapatan seorang marketing madya yang merangkap agen tentu tak kalah menarik. Perhitungan untuk Pelatih Madya/Agen adalah 1: 6. Jadi dari 90 peserta ia mendapatkan 90:6 = 15 voucher x 50.000 = 750.00, dan pendapatan Perwakilan 1: 12. Jadi dari 90 peserta. 00:12 = 7 voucher x Rp 50 ribu = 350 ribu, dari 1 trainer saja. Perwakilan menguasai seluruh kabupaten. Jika ada 10 kabupaten, maka Perwakilan Propinsi mendapatkan voucher 10 x 350.000 = 3.500.000/hari = Rp 35.000.000 untuk 10 hari saja. Semakin banyak grup agen dan resellernya semakin banyak ia mendapatkan bagian. Bagaimana jika ada orang ketiga yang harus dibagi? Tentunya peresentase untuk marketing dari bagi hasil bersih bisa dialokasikan ke sana. Karena bagian marketing/trainer pratama cukup besar. Apalagi jika marketing sekaligus jadi trainer. Penghasilannya tentu sangat menggiurkan.


Syarat Jadi Trainer Alfateta

Seorang manajer atau direktur pemasaran, memulai kariernya sebagai salesman. Seorang jenderal, memulai kariernya sebagai prajurit. Seorang trainer di Alfateta harus mau mengawali karier trainer/motivatornya dari pekerjaan paling dasar, yakni dari reseller/calon trainer yang tugasnya menjual voucher pelatihan. Agar gampang, voucher dijual ke sekolah sehingga seluruh peserta adalah hasil closing satu trainer saja. Fakta kami menemukan ada orang yang sudah belajar ke luar negeri, menghabiskan ratusan juta untuk belajar dari para trainer dan motivator internasional, tapi gagal menjadi motivator/trainier sesampainya di Indonesia? Mengapa? Karena mereka tidak mau memulai dari bawah. Uang bukanlah modal utama seorang menjadi motivator, tapi dia harus juga mempelajari bagaimana memasarkan pelatihan. Seorang trainer/motivator menjadi teruji jika dia mau memulai dari bawah, dari seorang pemasar pelaitihan.

Bambang Prakuso sebelum menjadi trainer/motivator nasional, memulai kariernya dari membaca banyak buku dan mengikuti pelatihan-pelatihan. Setelah itu mencoba memasarkan orang lain, yakni seorang motivator nasional. Di awalnya penjualannya tidak mulus. Setelah beberapa kali memasarkan gagal, barulah bisa memasarkan ke perusahaan. Seluruh karyawan perusahaan tersebut ikut. Kemudian dia mencoba memasarkan dirinya sendiri. Barulah dia menjadi motivator, mulai dari melatih kaum duafa.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Alfateta Indonesia akan merekrut trainer  di seluruh Indonesia dengan kesediaan memulai karier dari bawah. Dimulai dari pekerjaan ikut memasarkan pelatihan yang kami sebut dengan reseller atau agen Alfateta kepada diri sendiri, orang terdekat dan di wilayahnya masing-masing. Alfateta di kantor pusat tidak mungkin bisa memasarkan diri Anda di daerah Anda. Anda sendirilah yang bisa membantu diri Anda menjadi trainer. Diri Anda sendirilah yang akan memasarkan diri Anda. Jika Anda telah mencapai peringkat pelatih senior, Anda bisa menjadi Perwakilan Alfateta di tiap kabupaten di Indonesia.

PENGERTIAN:

Reseler:

Reseller adalah mereka yang memasarkan langsung voucher produk dan jasa Alfateta kepada member di grup WA dan dari luar grup WA-nya. Harga voucher bergantung pada produk dan jasa yang dipasarkan Alfateta. Reseller tidak mendapatkan komisi, tapi dari setiap 3 voucher yang dijual reseller mendapatkan 1 voucher free. Reseller wajib membuat grup WA minimal 2 grup dengan jumlah anggota grup minimal @ 150 orang. Seorang bisa saja tidak memiliki group dapat menjual produk/jasa Alfateta. Tetapi pengalaman menunjukkan, kita bisa mengikat pelanggan dengan menggunakan WA Grup. Penggunaan Pesan Siaran, Spam japri, spam group manual maupun robot menurut saya bisa efektif tapi tidak memunculkan hubungan emosional dibandingkan dengan group.

Agen.

Agen adalah reseller yang melahirkan grup WA baru. Setiap reseler yang melahirkan grup reseller baru dinaikkan statusnya menjadi  agen. Jika agen harus memiliki minimal 2 grup WA, agen memiliki minimal 5 grup WA reseller. Sulitkah membuat 5 grup WA? tidak. Fakta menunjukkan Alfateta memiliki 40 Grup WA (Pasukan Monas dan Alfateta Triyana). Alfateta Triyana dalam waktu hanya 1 bulan sudah 20 grup yang masing-masing anggotanya minimal 50 orang. Persoalannya bukan bisa atau tidak, tapi mau atau tidak. Alfateta akan mengajarkan WA Marketing. Selain bagi hasil penjualan produ/jasa Alfateta di wilayahnya masing-masing, Agen berhak mendapatkan 1 voucher dari setiap penjualan 6 voucher di resellernya.

Perwakilan:

Perwakilan adalah mereka yang mengorganisir agen dan trainer. Perwakilan harus memiliki minimal 10 grup agen. Selain bagi hasil penjualan produ/jasa Alfateta di wilayahnya masing-masing, Perwakilan berhak mendapatkan 1 voucher dari setiap penjualan jika agen mendapatkan 2 voucher (atau 3 x 4 voucher dari reseller).


Trainer atau Pelatih Pratama.

Setiap reseller dan agen adalah calon pelatih pratama. Resseler atau agen berhak menjadi pelatih pratama jika sudah melakukan sejumlah presentasi tentang Alfateta dan melakukan pemasaran, serta mengikuti TFT Trainer Pratama. Jika belum mampu maka training akan dilakukan oleh pelatih madya atau pelatih pratama lain yang ditunjuk oleh Reseller atau agen dan Alfateta pusat.

Trainer atau Pelatih Madya

Trainer madya adalah trainer yang telah memenuhi syarat sebagai pelatih pratama.  Trainer madya berhak melakukan pelatihan untuk umum di luar lembaga pendidikan mewakili pelatih utama Alfateta. Jika di daerah belum ada trainer madya, maka training akan dilakukan oleh pelatih senior atau pelatih pratama yang ditunjuk oleh Alfateta pusat. Apabila pelatihan dilakukan oleh pelatih dari pusat maka yang menjadi event organizer adalah agen di tingkat kabupaten, dan perwakilan di tingkat propinsi.

Trainer atau Pelatih Senior

Trainer senior adalah trainer madya yang sudah dianggap mampu menjadi trainer senior Alfateta. Trainer Senior Alfateta adalah mereka yang sudah lulus dari trainer madya dan dianggap mampu oleh Alfateta pusat.

Trainer senior juga dapat berarti trainer di luar Alfateta yang ilmunya dipasarkan oleh Alfateta dan seluruh jaringannya. Seluruh trainer senior di luar Alfateta wajib mengikuti ketentuan sistem bagi hasil dan sistem pemasaran yang ditetapkan oleh Alfateta. 


Trainer atau Pelatih Utama

Pelatih utama adalah pelatih pencipta modul yang modalnya dibawakan oleh pelatih pratama, pelatih madya atau pelatih senior. Selain menciptakan modul berikut slidenya, pelatih utama memiliki kewajiban merevisi modul setiap 6 bulan sekali dan melakukan memberikan TFT kepada para trainer.


Cara pemesanan:


Berikut ini adalah syarat menjadi Trainer Alfateta Indonesia.

Syarat Umum:

  1. WNI
  2. Lulus minimal SMP untuk mengajar SD, SMP
  3. Lulus minimal SMA untuk mengajar SD, SMP, SMA
  4. Lulus S1 untuk mengajar SMP, SMA, dan mahasiswa atau S1
  5. Berusia di atas 17 tahun
  6. Berjiwa nasionalis, berpegang pada Pancasila, UUD 45 dan setia pada NKRI
  7. Memiliki kemauan dan kemampuan mengajar
  8. Bersedia mengikuti pelatihan sesuai peringkat baik langsung maupun jarak jauh
  9. Bersedia mengikuti TFT (Training for Trainer) trainer pratama dan madya.
  10. Bersedia membeli buku-buku penundang yang dipersyarakatkan dari Alfateta
  11. Memenuhi syarat administratif, mengisi formulir, menyerahkan CV dan lamaran, dan menandatangani Perjanjian Kerjasama.
  12. Bebas Narkoba dan tidak terkena kasus hukum
  13. Bersedia memulai karier sebagai pemasar (marketing) produk dan jasa Alfateta di daerahnya masing-masing.
  14. Bersedia mengikuti petunjuk dari Alfateta agar Anda cepat sukses menjadi trainer.
  15. Memiliki jiwa motivator (Berpikir positif, berpikir besar, berjiwa besar, bermental wirausaha, tekun, gigih, mau belajar, mau membimbing orang lain untuk sukses, tidak gampang putus asa, bersedia membantu  mewujudkan visi dan missi Alfateta).
  16. Bersedia menjaga nama baik Alfateta dan akan dikeluarkan dari keanggotaan dan trainer Alfateta jika melakukan pelanggaran hukum.

 

TRAINER PRATAMA

Trainer pratama  adalah trainer yang merangkap sebagai reseler. Reseler wajib memiliki minimal 2 grup dengan jumlah anggota grupnya minimal @ 150 orang. Kebijakan grup akan diatur oleh Alfateta. Setiap agen dan reseler wajib mengikuti aturan tersebut. Alfateta akan memberi contoh mengajak orang masuk ke grup. Dalam grup reseller wajib memposting hal yang bermanfaat bagi anggota, informasi terbaru dari Alfateta seperti pelatihan, buku-buku, artikel dll. Setiap reseler, agen harus didata dan mendapatkan nomor ID dari Alfateta. Untuk bisa mendapatkan nomor ID wajib mengisi formulir yang disediakan Alfateta (terlampir). Setiap reseler wajib memasarkan secara langsung kepada anggotanya baik di dalam maupun luar grup produk dan jasa Alfateta. Trainer Pratama wajib menjadi reseller dan agen, agen atau resseler tidak wajib menjadi trainer. 

Syarat Trainer Pratama:

1.  Memiliki buku My Dream. Buku My Dream adalah buku pegangan trainer untuk meraih impiannya sebagai seorang trainer nasional.  Buku My Dream sebenarnya juga menjadi staterkit Alfateta karena dilengkapi DVD yang berisi Harga buku ini lihat di table produk dan jasa Alfateta. Atau buka http://alfateta.com/buku-my-dream-realizing-your-dreams-detail-63984.html Jika Anda tidak memiliki uang, Anda wajib mempromosikan penjualan buku ini. Jika ada 3 orang membeli buku ini (total komulatif), Anda mendapatkan 1 voucher yang bisa digunakan untuk membeli buku My Dream. Untuk kelipatan penjualan buku, 100% uang yang diterima dari penjualan kelipatannya adalah milik Anda. Misalnya jual 9 buku, maka Anda berhak mendapatkan voucher 3 yang bisa Anda jual jika Anda sudah punya buku My Dream.  Kami kirimkan buku pada pemesan, uang 100% dapat Anda ambil atau kami transfer kepada Anda jika voucher masih kami pegang. Selain buku My Dream, akan diterbitkan buku yang lain yang berkaitan dengan ilmu yang Anda akan ajarkan atau tidak. Peraturannya sama, Anda harus membeli atau membelinya setelah memasarkan buku tersebut kepada 3 orang. Lihat aturan mainnya di table yang kami lampirkan.  Misal harga buku My Dream Rp 110 ribu. Ketika ada 3 orang membeli (total Rp 330.000) Anda berhak mendapatkan 1 buku gratis, atau pembayaran ke-3 Anda sebagai reseller mendapatkan Rp 110 ribu.  Ongkos kirim menjadi tanggungan Anda.  Ketika pembeli menggunakan program promo.


2. Mengikuti Pelatihan wajib. Sebagai trainer Pratama Anda. Anda wajib mengikuti pelatihan langsung atau jarak jauh. Pelatihan langsung diselenggarakan di Jabodetabek, dengan biaya hanya Rp 400.000/untuk 3 judul pelatihan selama 1 hari

  • Tempat penyelenggaraan pelatihan akan diinfokan di grup WA induk. Anda berhak mengikuti pelatihan gratis jika menjual pelatihan untuk 3 orang. Jika membawa 6 orang Anda berhak mendapatkan voucher senilai Rp 300 ribu yang bisa Anda gunakan untuk diri sendiri atau dijual
  • Pelatihan tidak harus diikuti oleh calon pelatih, tetapi juga untuk umum seperti pelajar, guru, dan orangtua.  Judul pelatihan lihat table. Pelatihan bisa diselenggarakan jarak jauh. Alfateta memiliki modul yang bisa dipelajari sendiri. Untuk pelatihan dapat diikuti jarak jauh tapi untuk TFT wajib diikuti langsung atau jarak jauh dengan persyaratan khusus. Biaya pelatihan jarak jauh dan langsung sama. Jika daerah akan mengundang, maka biaya bisa dinaikkan 2 kali lipat, 30%nya menjadi hak coordinator untuk membiayai akomodasi dan konsumsi. Sedangkan 20%nya untuk akomodasi dan transportasi pelatih.


3. TFT (Training for Trainer). Adalah pelatihan untuk pelatih. Mereka yang ingin jadi pelatih wajib mengikuti TFT (Training for Trainer), baik langsung maupun jarak jauh. TFT selain akan mengajarkan public speaking juga akan mengajarkan cara mengajar 3 pelatihan wajib point 2. Para peserta akan mendapatkan materi power point yang akan direvisi setiap 6 bulan sekali. TFT hanya diizinkan bagi mereka yang sudah menandatangani perjanjian kerjsama menjadi pelatih Alfateta.   Jika Anda membawa 3 orang calon trainer dengan biaya Rp 600 ribu, Free biaya TFT untuk Anda. Trainer yang Anda bawa tak perlu membayar jika membawa 4 orang dan seterusnya.

  • TFT Jarak Jauh. Bagi mereka yang berada di daerah ingin ikut TFT tapi jumlah peserta tidak memenuhi syarat, maka pelatihan bisa dilakukan jarak jauh. Tentang tata caranya akan diatur kemudian jika sudah ada peminat. Karena pelatih tidak melihat langsung maka, peserta pelatihan jarak jauh diwajibkan memvideokan diri mereka saat presentasi. Jika tidak lulus wajib mengulang. Ada 3 video yang dibuat sesuai dengan jumlah materi pelatihan. 
  • TFT langsung di luar Jabodetabek. Bagi Anda yang tinggal di daerah, TFT akan diselenggarakan di daerah kabupaten dengan catatan biaya TFT 2 kali lipat dan maksimal peserta 2 x jumlah kecamatan di wilayahnya (Karena tiap kecamatan rencananya akan ada 2 trainer)  atau minimal 20 orang termasuk yang gratis. 30% dari penerimaan akan diberikan kepada coordinator untuk membayar biaya akomodasi dan konsumsi. 20% dipakai untuk akomodasi dan transportasi pelatih.
  • TFT Langsung di Jabodetabek. TFT yang diselenggarakan secara tatap muka. Diselenggarakan di daerah Jabodetabek. Akomodasi disiapkan oleh Alfateta. Maksimal peserta 30 orang. Jika lebih dari 30 orang tempat akan dicarikan yang lebih besar.

4.    Marketing. Seperti diinfokan di pengantar, mereka yang telah membayar biaya Rp 300 juta pun untuk mengambil hak coach wajib menjadi marketing dulu. Apalagi untuk pelatihan menjadi trainer yang biayanya tidak sampai Rp 2 juta. Anda wajib menjadi marketing lebih dulu. Tujuan anda menjadi marketing adalah agar Anda memahami kondisi lapangan, memecahkan mental blok Anda, dan menjadi bahan pengalaman Anda saat Anda mengajar. Yang lebih penting adalah, jika Anda tidak memasarkan diri Anda sendiri saat menjadi trainer pratama tidak aka nada orang yang akan memasarkan Anda. Seperti pengalaman Bambang Prakuso saat sebelum menjadi motivator nasional, juga lebih dulu memasarkan motivator seniornya, memasarkan dirinya sendiri, barulah orang ramai memasarkannya. Jadi Anda tidak akan pernah bisa menjadi motivator/trainer tanpa anda mau memulai dari bawah. Lupakan semua keinginan Anda menjadi motivator, jika Anda ingin dipasarkan oleh Alfateta dan Anda dituntun menjadi pelatihnya.


5.  Kewajiban membuat grup WhatsApp. Setiap calon trainer Pratama dan trainer Pratama wajib memiliki Grup WA Grup Calon Trainer minimal 2 grup, dan tiap grup beranggotakan minimal 150 orang. Setiap orang yang berada di grup tersebut membeli produk dan jasa Alfateta termasuk buku dan pelatihan, Anda mendapatkan voucher gratis membeli buku atau pelatihan yang bisa Anda pakai sendiri, hadiahkan kepada orang lain atau jual. Peraturannya lihat table. Kemampuan Anda menjual vocher merupakan latihan Anda menjadi pemasar atau marketing. Sebab Anda akan ajarkan hal yang sama pada member grup Anda. Member Grup Anda bisa membuka Grup WhatsApp baru yang akan mengubah mereka menjadi agen. Seluruh penjualan langsung mereka akan menambah voucher tambahan buat Anda yang bisa Anda pakai sendiri atau kumpulkan untuk mengikuti pelatihan Alfateta atau TFT. Ini adalah cara bagaimana calon Trainer yang tidak punya uang menebusnya dengan memperbanyak member di grupnya.  Menjadi Trainer di Alfateta bukan persoalan bisa atau tidak, tapi mau atau tidak. Jika mau harus ditebus dengan integritas. Alfateta memberikan pelatihan khusus tentang WA Marketing, termasuk di dalamnya cara membuat blog dll agar Anda tidak tergantung dengan website Alfateta. Alfateta juga akan mengajarkan bagaimana cara membuat poster, brosur dengan menggunakan program sederhana seperti power point dan camtasia studio. Biaya pelatihan akan diumumkan kemdian. Prinsipnya sama, Anda tidak perlu membayar, jika Anda membawa orang ke pelatihan. Orang yang Anda bawa yang bayar. Jika mereka ingin lepas dari pembayaran mereka bisa cari orang tambahan yang membayar. Simple.


 6. Kewajiban Menjual Buku My Dream. Buku My Dream sebenarnya adalah staterkit Alfateta, bukan sekadar buku bagaimana membuat sebuah impian agar menjadi kenyataan. Ini buku wajib setiap calon trainer Alfateta jika ingin berhasil dalam kehidupan termasuk berhasil secara finansial. Setiap trainer memiliki target penjualan buku My Dream. Alfateta selalu tidak memberikan komisi dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk voucher yang dapat dijual sehingga calon trainer mendapatkan uang bukan dari Alfateta tapi dari klien Anda sendiri.


7. Kewajiban Presentasi. Setiap calon trainer atau trainer pratama wajib melakukan presentasi 5 kali  di depan minimal 5 orang tentang company profile Alfateta. Ini adalah untuk latihan bagaimana Anda bisa mengusai dan menjelaskan semua program Alfateta. Termasuk aktivitas Gerakan Sejuta Motivator, Pasukan Monas (Penggerak Sukarelawan Motivator Nasional), Gerbaku 11 (Gerakan Baca Buku 1 Bulan 1, Gerakan Revolusi Mental, dll.


8. Melatih 1000 orang. Setiap calon trainer dapat menjadi Trainer Pratama jika sudah mulai melakukan pelatihan. Target pertama adalah melatih 100 orang per bulan, kemudian 200 orang per bulan, 300 orang per bulan, dan akhirnya Anda bisa melatih 1000 orang maka Anda disebut pelatih madya.


      9. Memenuhi Syarat Administrasi


Setiap trainer wajib:

  • Mendapatkan lisensi melatih dari Alfateta, setelah (selesai mengikuti TFT).
  • Mengirimkan Surat Lamaran dan Daftar Riwayat Hidup (saat mendaftar)
  • Mengisi formulir Calon Trainer (saat mendaftar)
  • Menandatangani surat Kesepakatan Kerjasama (saat mendaftar)
  • Mendapatkan kartu Calon Trainer (setelah ikut TFT)
  • Menandatangani Fakta Integritas (sebelum ikut TFT)
  • Memiliki laptop (setelah ikut TFT)
  • Mendapatkan Slide Presentasi (setelah ikut TFT)
  • Mendapatkan Lembar Kerja siswa (setelah ikut TFT)

TRAINER MADYA

Trainer Madya adalah trainer yang pekerjaannya adalah mengorganizir pelatihan dan pemasaran produk dan jasa Alfateta di wilayah kabupatennya masing-masing. Seorang trainer Madya sudah memberikan pelatihan kepada 1000 orang.   Tugas Trainer Madya membantu Trainer Pratama membimbing Trainer Pratama sampai bisa memberikan presentasi tentang Alfateta ke sekolah-sekolah.

Syarat Trainer Pratama:

  • Menjadi Agen Buku produk buku Alfateta seperti buku My Dream di wilayah kabupatennya. Buku My Dream adalah buku pegangan trainer untuk meraih impiannya sebagai seorang trainer nasional.  Buku My Dream sebenarnya juga menjadi staterkit Alfateta karena dilengkapi DVD yang berisi Harga buku ini lihat di table produk dan jasa Alfateta.  Alfateta memberikan bonus khusus kepada Trainer Madya/Agen setiap penjualan beberapa buku secara grup (lihat table)
  • Mengikuti Pelatihan wajib. Trainer Madya atau Agen wajib mengikuti pelatihan lanjut seperti The Secret Of Mind Power, Change Mindset, Rahasia Meraih Pekerjaan yang Diinginkan, dan Psikomagnetik.  Biaya pelatihan Rp 500 ribu/judul. Tempat penyelenggaraan pelatihan akan diinfokan di grup WA induk. Trainer Madya/Agen berhak mendapatkan voucher pelatihan yang bisa digunakannya sendiri atau menjualnya dari target yang ditetapkan oleh Alfateta. Pelatihan bisa diselenggarakan jarak jauh. Alfateta memiliki modul yang bisa dipelajari sendiri. Untuk pelatihan dapat diikuti jarak jauh tapi untuk TFT wajib diikuti langsung atau jarak jauh dengan persyaratan khusus. Biaya pelatihan jarak jauh dan langsung sama. Jika daerah akan mengundang, maka biaya bisa dinaikkan 2 kali lipat, 30%nya menjadi hak koordinator untuk membiayai akomodasi dan konsumsi. Sedangkan 20%nya untuk akomodasi dan transportasi pelatih.
  • TFT (Training for Trainer). Mereka yang ingin jadi pelatih atau trainer Madya wajib mengikuti pelatihan atau TFT (Training for Trainer) tingkat lanjut, baik langsung maupun jarak jauh. TFT selain akan mengajarkan public speaking lanjutan juga akan mengajarkan cara mengajar 3 pelatihan wajib untuk trainer madya sebagaimana  point 2. Para peserta akan mendapatkan materi power point yang akan direvisi setiap 6 bulan sekali. TFT hanya diizinkan bagi mereka yang sudah menandatangani perjanjian kerjsama menjadi pelatih Madya Alfateta.   Agen atau Trainer yang mencapai target penjualan akan mendapatkan voucher yang dipastikan dapat membayar seluruh biaya TFT sekalipun di selenggarakan di daerah.
  • TFT Langsung di Jabodetabek. TFT yang diselenggarakan secara tatap muka. Diselenggarakan di daerah Jabodetabek. Akomodasi disiapkan oleh Alfateta. Maksimal peserta 10 orang.
  • TFT langsung di luar Jabodetabek. Bagi Anda yang tinggal di daerah, TFT akan diselenggarakan di daerah ibu kota propinsi dengan jumlah peserta minimal 1 x jumlah kabupaten yang ada di tingkat propinsi.  Bila penyelenggaraan TFT di daerah biaya TFT dinaikkan 2 kali lipat, di mana 30% dari penerimaan akan diberikan kepada koordinator untuk membayar biaya akomodasi dan konsumsi. 20% dipakai untuk akomodasi dan transportasi pelatih.
  • TFT Jarak Jauh. Bagi mereka yang berada di daerah ingin ikut TFT tapi jumlah peserta tidak memenuhi syarat, maka pelatihan bisa dilakukan jarak jauh. Tentang tata caranya akan diatur kemudian jika sudah ada peminat. Karena pelatih tidak melihat langsung maka, peserta pelatihan jarak jauh diwajibkan memvideokan diri mereka saat presentasi. Jika tidak lulus wajib mengulang. Ada 3 video yang dibuat sesuai dengan jumlah materi pelatihan. 


4.      Marketing. Trainer madya selain mengorganizir pelatihan dari pelatih Pratama juga mengorganizer pelatihan pelatih dari pusat. Tidak semua pelatihan Alfateta hak mengajarnya diberikan kepada trainer pratama atau madya. Untuk itu maka hak mengajarnya hanya pada pelatih utama.  


 5.  Kewajiban membuat grup WhatsApp. Setiap pelatih madya/agen wajib memiliki memiliki Grup WA Grup Calon Trainer minimal 10 grup, dan tiap grup beranggotakan minimal 150 orang. Setiap orang yang berada di grup tersebut menjadi reseler/marketing/atau pelatih pratama. Agen akan mendapatkan komisi berupa voucher dari penjualan produk dan jasa dari seluruh penjualan di grup WA-nya baik langsung maupun tidak langsung (reseler). System rekrutmen dan pemasaran lewat media sosial khususnya WA sangat memungkinkan setiap orang bisa menjadi trainer Alfateta baik pratama, madya, bahkan senior tanpa harus menggunakan uang.


 6.  Kewajiban Menjual produk Alfateta seperti buku. Buku My Dream hanya salah satu buku yang wajib dimiliki seluruh anggota dan siswa Alfateta. Sebab buku My Dream sebenarnya adalah staterkit agar orang mengenal Alfateta, bukan sekadar buku bagaimana membuat sebuah impian agar menjadi kenyataan.


7.  Kewajiban Presentasi. Setiap Trainer Madya wajib melakukan presentasi atas permintaan Trainer Pratama yang belum dapat atau pede melakukan presentasi.  Trainer Madaya menguasai dan menjelaskan semua program Alfateta. Termasuk aktivitas Gerakan Sejuta Motivator, Pasukan Monas (Penggerak Sukarelawan Motivator Nasional), Gerbaku 11 (Gerakan Baca Buku 1 Bulan 1, Gerakan Revolusi Mental, dll

8. Melatih 1000 orang. Setiap trainer madya dapat menjadi Trainer Senior jika sudah melatih total 5000 orang..

9. Memenuhi Syarat Administrasi

         Setiap trainer wajib:

  • Mendapatkan lisensi sebagai pelatih madya dari Alfateta, setelah (selesai mengikuti TFT).
  • Mengisi formulir Trainer Madya saat telah memenuhi target
  • Menandatangani surat Kesepakatan Kerjasama (setelah TFT)
  • Mendapatkan kartu Trainer Madya (setelah ikut TFT)
  • Menandatangani Fakta Integritas (sebelum ikut TFT)
  • Memiliki laptop (setelah ikut TFT)
  • Mendapatkan Slide Presentasi (setelah ikut TFT)
  • Mendapatkan Lembar Kerja siswa (setelah ikut TFT)

 


Tabel 1.

Langkah untuk menjadi reseller, agen, perwakilan, dan trainer Alfateta Indonesia

img-1530973569.jpg


Penjelasan:

  1. Semua trainer dan para marketing (reseller, agen, dan perwakilan wajib mengikuti langkah-langkah di tabel di atas. Dari tabel di atas, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah meminta formulir atau mendownload formulir di menu Download di bagian atas website ini.


img-1530974794.jpg

 

Klik menu download, cari Alfateta dan cari formulir Reseller/Trainer Pratama


2. Semua formulir, SPK, fakta integritas diisi dan ditandatangani saat diperlukan.

3. Alfateta tidak mewajibkan reseller, agen dan perwakilan menjadi trainer. Menjadi

    trainer adalah hak, bukan kewajiban.

4. Namun setiap trainer wajib melakukan sebagaimana yang dilakukan oleh para. 

    marketing (agen, reseller, dan perwakilan). Semua trainer harus memulai sebagai    

    pemasar.  Menjadi reseller bagi trainer adalah kewajiban, bukan hak.

5. Setiap reseller wajib mengikuti pelatihan presentasi produk dan company profile

    Alfateta dan pelatihan menjadi EO.

6. Setiap calon trainer wajib mengikuti pelatihan dan mengikuti TFT sesuai ketentuan.

7. Reseller tidak dibebani target, kecuali jika ingin menjadi agen dan trainer.

8. Trainer dibebani target pemasaran.




Tabel 2

Komisi dalam bentuk Voucher/Tiket:

img-1530973675.jpg


Penjelasan:

1. Kolom Pembelian, adalah keterangan jumlah yang dibeli.

2. End User adalah pembeli. Beli 1 voucher/Tiket dapat 1 voucher/tiket

3. Reseller. Jika ada 3 End user di grup WA/atau non gruop WA membeli atas referensi

    Reseller,  maka reseller berhak mendapatkan 1 voucher free. Voucher bisa dipakai

    sendiri, atau dijual. Misalkan dalam satu sekolah ada 90 pelajar mengikuti pelatihan,

    maka pembelian harus menggunakan voucher. Jika setiap 3 siswa gratis 1 voucher,

    reseller berhak mendapatkan 90 : 3 voucher atau jika harga voucher Rp 50.000

    reseller dapat  30 x 50.000 = Rp 1.500.000 dari 50.000 x 90 = 4.500.000.  Besar

    bukan?

4. Agen. Agen adalah pemilik grup WA yang di dalamnya ada reseller, atau orang yang

    merekrut Reseller. Ketika orang di bawah agen menjual 90 tiket, maka hak agen

    adalah dapat 1 tiket setiap pembelian 6. Jadi jika ada 90 tiket : 6 = 15 tiket.

5. Perewakilan adalah mereka yang berada di atas agen. Dari setiap penjualan 12,

    Perwakilan mendapat 1 tiket. Jadi jika ada 90 tiket bagian perwakilan 90: 12 = 7 tiket

    = 7 x 50.000 = Rp 350.00. Tapi perwakilan dapat dari seluruh member di bawah agen.


Tabel 3

Struktur Organisasi Perwakilan, Agen dan Reseller

img-1530974234.jpg

Penjelasan:

Sudah cukup jelas.


Tabel 4

Potensi pendapatan Perwakilan, Agen, dan Reseller di luar sebagai Trainer dan EO


img-1530974367.jpg


Penjelasan:

Ini adalah potensi pendapatan reseller, agen, dan perwakilan. Kami memberi target pada reseller untuk menghimpun minimal 200 orang dalam 3 grup WA. Warna kuning adalah reseller, 3 grup WA @ 200 anggota. Total 600 orang/3 (tiap 3 orang gratis 1 voucher). Potensi 50.000 x 200 = Rp 1.000.000. Apakah setiap orang ditargetkan beli? Tentu tidak. Bisa saja pembeli di luar dari member. Tapi jangan lupa di dalam member mungkin ada guru atau kepala sekolah yang bersedia mengkursuskan anak didiknya kepada kita. Sehari target 3 kelas atau 90 orang. Itu baru kelas 1. Belum kelas 2, dan kelas 3. Kemudian Anda bisa berpindah ke sekolah lain, begitu seterusnya. Karena itu kuncinya adalah Anda harus memiliki banyak grup dan member. 



MASIH UNDER CONSTRUCTION. AKAN TERUS DISEMPURNAKAN.

Namun mulai action, buatlah grup WA sebanyak-banyaknya. Nama grup WA nanti akan kita tetapkan. Untuk sementara buat grup Anda dengan nama Motivasi & Bisnis Alfateta

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kontak

Jl. Kalibata I No.,17, Pancoran, Jakarta Selatan
081380642200 / 087775477733
081380642200
surfatalfateta@gmail.com

Jejaring Sosial

© Copyright 2018 ALFATETA INDONESIA. Oleh Webpraktis.com | sitemap